Liburan di Riau, Warga Natuna Positif Covid-19

Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:52 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Liburan di Riau, Warga Natuna Positif Covid-19


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Beberapa hari tidak ada kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau. Hari ini, tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Riau mengumumkan penambahan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (6/6/2020).

Penambahan ini disampaikan juru bicara tim GTPPC-19  Provinsi Riau, dr Indra Yovi di posko gugus tugas Provinsi Riau.

Yovi menjelaskan, pasien ini merupakan pasien rujukan dari Eka Hospital. Setelah sebelumnya dilakukan tindakan rapid test.

''Setelah dilakukan rapit test dan hasilnya positif,'' terang Yovi.

Rapid test atau tes serologis adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel darah dari ujung jari. Setelah itu, sampel darah akan diteteskan ke alat rapid test untuk mengetahui apakah darah mengandung antibodi yang menandakan orang tersebut sedang atau pernah mengalami infeksi suatu virus atau tidak.
Usai hasil rapit test, pasien ini kemudian melakukan tes swab berbayar di Rumah Sakit Eka Hospital.

''Paska dites, kemudian pasien di rujuk ke RSUD Arifin Ahmad, Riau,'' terang Yovi.

Pasien ke-118 positif Covid-19 ini  berinisial tuan HW (46) warga Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau.

Pasien HW melakukan tes swab, dengan keperluan kepulangan ke Provinsi Kepri.

Sedangkan, dari hasil tracing. Pasien HW diketahui pernah datang atau liburan ke Sungai Hijau, Kampar di tanggal 25 Mei lalu. 

Tiga hari kemudian, persisnya pada tanggal 28 Mei  HW kembali mengunjungi Sungai Hijau.

''Setelah itu, tuan HW langsung demam dan dirawat di Eka Hospital,'' tutur Yovi.

Langkah selanjutnya, tim Gugus Tugas kata Yovi, sudah memeriksa hasil swab PCR terhadap keluarganya dan juga yang kontak langsung dengan pasien positif ini. 

''Untuk hasilnya akan keluar besok atau beberapa hari lagi,'' sebut Yovi.

Tindakan selanjutnya, sebut Yovi, pihaknya akan melakukan tracing kontak terhadap perjalanan pasien. 

''Tindakan tracing kita koordinasikan kepada Dinas Kesehatan Kampar dan juga dinas Kesehatan Pekanbaru, kemana saja perjalanan pasien selama ini,'' ungkap Yovi.

Yovi berharap, hasil tracing nanti tidak ditemukan tambahan yang positif. ''Kita berharap hasil tes swab keluarganya negatif,'' harap Yovi. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook