Diambil Alih Bapenda Pajak Parkir Dumai Meningkat, Kadishub Terkejut

Rabu, 17 Juni 2020 - 15:00 WIB  
Reporter : Adi Chandra
Redaktur : Oce E Satria

Diambil Alih Bapenda Pajak Parkir Dumai Meningkat, Kadishub Terkejut

Ilustrasi/net

KORANMX.COM, PEKANBARU -- Diambil alih oleh Badan pendapatan daerah (Bapenda), pajak parkir Kota Dumai tahun 2020 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Hampir mencapai 600 persen kenaikan dibandingkan saat dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) tahun tahun sebelumnya.

Peningkatan yang sangat signifikan ini menimbulkan pertanyaan besar atas kredibilitas Dishub selama ini dan kemana potensi uang dari pajak parkir sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang akan dimasukkan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk anggaran pembangunan.

Diketahui saat ini pendapatan pajak parkir di Kota Dumai untuk semester pertama tahun 2020 ini sudah mencapai Rp179 juta lebih atau 36,88 persen dari target yang ditetapkan oleh Pemko Dumai dan bisa bertambah sampai akhir tahun 2020 ini. Sementara itu pada tahun 2019, saat pajak parkir dikelola oleh Dinas Perhubungan, pendapatan daerah Kota Dumai dari pajak parkir ini hanya sebesar Rp30 juta dalam satu tahun.

Marjoko mengungkapkan, banyak pajak parkir yang bisa digarap di Kota Dumai, seperti pajak parkir di swalayan, retail- retail, pajak pusat perbelanjaan seperti citimall,  dan lainnya. Bahkan saat ini, tambahnya Pemko Dumai sedang membahas pajak parkir di area Pelabuhan Pelindo. Jika pajak ini bisa ditarik tentinya pajak parkir yang saat ini sudah berhasil dikumpulkan sekitar Rp179 juta akan lebih banyak lagi hingga akhir tahun 2020.

”Pajak parkir di Kota Dumai bisa menjadi pemasukan daerah yang bagus. Kita akan terus berusaha menjemput potensi pajak parkir yang ada di Kota Dumai ini,” imbuhnya.

Marjoko mengaku, meskipun anggotanya terbatas namun mereka sudah bekerja maksimal dalam mencari peluang- peluang pajak parkir yang ada di Kota Dumai, tentunya ini perlu diapresiasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota di lapangan dan lainnya yang sudah bekerja luar biasa, semoga pajak parkir Pelindo bisa didapatkan sehingga bisa menjadi sumber masuknya pendapatan asli daerah (PAD) Dumai, karena Pelindo juga berada di kawasan Kota Dumai,” pungkasnya.

Sementara itu terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai Asnar terkesan terkejut dengan peningkatan signifikan pajak parkir yang saat ini dikelolal Bapenda Dumai.

”Di Dishub ini kita terlalu banyak bidang dan banyak yang kita urus dan tidak hanya parkir. Sebelumnya untuk parkir kita hanya fokus pada pendapatan parkir jalan umum,” kata Asnar.

Keterbatasan personel, kilahnya, juga menjadi penyebab atau kendala dalam meningkatkan potensi parkir di Kota Dumai ini.

Pantauan Koranmx.com di lapangan menyebutkan perbandingan personel Bapenda dan Dishub Dumai jumlahnya sangat sinifikan. Untuk petugas honorer Dishub saja bisa mencapai seratusan orang yang bisa diberdayakan dalam uoaya peningkatan PAD Dumai melalui sektor parkir. ***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook