Isolasi Mandiri di Rumah Diam-Diam ke Batam, eh Positif  Covid-19 

Rabu, 17 Juni 2020 - 20:21 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Isolasi Mandiri di Rumah Diam-Diam ke Batam, eh Positif  Covid-19 


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Seorang karyawan sebuah  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berinisial DH (46) warga Pekanbaru, akhirnya diketahui positif Covid-19 di Batam. Padahal DH tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Entah bagaimana caranya ia diam-diam pergi ke Batam.

Menindaklanjuti hasil positif DH ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliana Nasir mengatakan, pihaknya mengambil langkah cepat dengan melakukan rapid test terhadap rekan sekantornya di Pekanbaru.

''Lebih kurang 100 orang sudah kami lakukan rapid test, dan hasilnya menunggu,'' kata Mimi.

Sebelumnya, DH, kata Mimi, urusan cuti ke Batam, Kepulauan Riau. Maka, sesuai prosedur dia harus dilakukan tes. Kemudian, hasilnya reaktif.

Namun, saat akan dilakukan isolasi di rumah sakit dan tes swab.m DH  menyatakan akan melakukan isolasi mandiri di rumah.

''Rapid test sebagai syarat keluar masuk Riau, dan hasilnya reaktif. DH saat mau diisiolasi dan swab, meminta diisolasi mandiri,'' kata Mimi. 

Belakangan, DH diam-diam telah pergi Batam. ''Kita tak tahu, dia berangkat melalui jalur laut entah apa. Karena pesawat tidak beroperasi,'' ungkap Mimi.

Kabur dari Riau, saat akan kembali ke Riau. DH wajib melakukan rapid test di sana, dan hasilnya reaktif. 

''Hasilnya DH dilakukan swab dan positif. Saat ini dia sudah diisolasi dan dirawat di Batam,'' kata Mimi.


Dua Positif, Satu Balita 

Sementara itu, pada Rabu (17/6/2020) ini terdapat dua penambahan kasus positif.

Kedua pasien ini, diketahui positif dari hasil tracing dari pasien R (66) warga Inhil.

Dua pasien ini teridentifikasi berinisial tuan MSA (3) warga Inhil dan nyonya R (39) juga warga Indragiri Inhil.

Saat ini, sebut Mimi, keduanya telah dirawat isolasi di Rumah Sakit Puri Husada Indragiri Hilir.

''Kamj sedang melakukan tracing terhadap orang kontak erat dengan R (66),'' ungkap Mimi.

Selain penambahan dua kasus positif, ada juga kabar baik. Dengan kesembuhan pasien Nyonya SF (45) yang sebelumnya dirawat di Kepulauan Meranti.

''SF dipulangkan setelah dua kali hasil tes swab, dinyatakan negatif,'' terang Mimi.

Dengan penambahan ini, kata Mimi, maka saat ini total pasien positif berjumlah 128 orang.

Rinciannya, dari total kasus ini. Sebanyak 112 orang dinyatakan pulang. 10 orang masih dirawat. Sisanya, enam meninggal dunia. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook