Tiga Pelaku Pencemaran Nama Baik Mulyadi Ditangkap

Kamis, 18 Juni 2020 - 15:35 WIB  
Redaktur : Raja Mirza

Tiga Pelaku Pencemaran Nama Baik Mulyadi Ditangkap

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto

KORANMX.COM, PADANG--Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melengkapi alat bukti, Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menangkap tiga pelaku yang diduga mencemarkan nama baik Anggota DPR RI Komisi III Mulyadi melalui media sosial Facebook, Rabu (17/6/2020). 

Tiga pelaku yang ditangkap diketahui berinisial Rz berperan sebagai yang memposting, E berperan sebagai yang membuat akun Facebook dan Rb berperan ikut serta. Rz dan E diamankan di Kabupaten Agam, sedangkan Rb diamankan di Kota Padang.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan kabar adanya penangkapan tiga orang pelaku yang terlibat dalam pencemaran nama baik terhadap Mulyadi. Terhadap ketiga pelaku dilakukan upaya paksa dan dibawa ke Polda Sumbar untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Memang ada tiga orang yang diamankan terkait laporan pencemaran nama baik terhadap Anggota DPR RI Mulyadi. Dua ditangkap di Agam, satu ditangkap di Padang. Ini kan baru ditangkap, untuk pemeriksaan lanjutan nanti diinformasikan lagi,” ungkap Kombes Pol Satake Bayu.

Ditambahkan Kombes Pol Satake Bayu, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lanjutan terhadap ketiga pelaku. Untuk detail ketiga pelaku, pihaknya akan menjelaskannya saat press release nanti.

“Pekerjaan ketiga pelaku termasuk perannya masing-masing pasti akan kita sampaikan nanti lebih lanjut. Penangkapan ini tindaklanjut dari laporan yang masuk ke Polda. Sebelum menangkap tiga pelaku, penyidik sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi hingga pemeriksaan alat bukti di laboratorium forensik Mabes Polri,” ujar Kombes Pol Satake.

Sebelumnya, Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam dan Bupati Agam Indra Catri dengan status sebagai saksi. Pemeriksaan itu dilakukan guna menindaklanjuti laporan Refli Irwandi (40) pada Kamis (4/5/2020) dengan nomor: LP/191/V/2020/SPKT Sbr atas akun Facebook Mar Yanto yang diduga akun anynomous (bodong).
 
“Jumlah saksi yang diperiksa, sebanyak 13 orang diantaranya adalah saksi ahli bahasa, saksi ahli ITE, saksi ahli pidana, dan juga memeriksa barang bukti ke laboratorium forensik di Jakarta. Bupati Agam dan SekdaAgam merupakan bagian dari 13 saksi yang sudah diperiksa. Mereka sangat koperatif memberikan keterangan kepada penyidik,” jelas Kombes Pol Satake.***

(Sumber : Posmetropadang ) 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook