Rekor Sejak Pandemi di Riau, 24 Orang Positif dalam Sehari

Senin, 22 Juni 2020 - 18:14 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Rekor Sejak Pandemi di Riau, 24 Orang Positif dalam Sehari


KORANMX.COM, PEKANBARU--Sejak kasus positif Covid-19 muncul di Riau, pada awal Bulan Maret hingga kini. Peningkatan angka dalam jumlah besar, terjadi Senin (22/6/2020) dengan jumlah 24 orang.

Artinya, atas penambahan ini otomatis angka positif Covid-19 menjadi 166 orang.

''Hari ini ada penambahan kasus positif 24 pasien,'' kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Provinsi Riau, dr Indra Yovi, Senin (22/6/2020) di posko Gugus Tugas Riau.

Pasien pertama dari 24 penambahan adalah nomor 143 dengan inisial tuan SZM (24) warga Kota Pekanbaru.

SZM kata Yovi, merupakan hasil tracing karena memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Selanjutnya pasien nomor 144 dengan insial Nyonya E (54) warga Kota Pekanbaru merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif Covid-19 kasus ke -134 tuan NC (47). 

''NC ini telah meninggal beberapa waktu lalu, ia memiliki riwayat dari Sumatera Selatan,'' sebut Yovi.

Lalu, pasien 145 dengan inisial tuan FA (25) warga Kota Pekanbaru yang merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif Covid-19 kasus ke-134 tuan NC (47). 

Sama halnya pasien nomor 146 dengan inisial Ny GSN (42) juga warga Kota Pekanbaru dan merupakan hasil tracing dan kontak erat (istri) dari pasien positif Covid-19 kasus ke -134 tuan NC (47).

Kemudian, pasien nomor 147 nona RD (13) warga Kota Pekanbaru juga hasil tracing dan kontak erat (anak) dari pasien positif Covid-19 kasus ke -134 tuan NC (47). 

Sama halnya pasien nomor 148 dengan inisial tuan RD (18) warga Kota Pekanbaru.

''RD ini juga merupakan hasil tracing dan kontak erat (anak) dari pasien positif Covid-19 kasus ke -134 tuan NC (47),'' terang Yovi. 

Selanjutnya, untuk pasien nomor 149 dengan inisial tuan FO (23) juga merupakan warga Kota Pekanbaru dan hasil tracing dan kontak erat (anak) dari pasien positif Covid-19 kasus ke -144 Nyonya E (54). 

Selanjutnya, pasien nomor 150 dengan inisial Nyonya NMN (43) warga Kota Pekanbaru merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif Covid-19 kasus ke -146 Nyonya GSN (42). 

Kemudian, pasien nomor 151 adalah tuan YA (25)  warga Kota Pekanbaru, merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif Covid-19 kasus ke 146 Nyonya GSN (42). 

Untuk pasien nomor 152 kata Yovi, dengan inisial tuan FP (35) warga Kota Pekanbaru merupakan hasil tracing dan kontak erat (suami) dari pasien positif covid-19 kasus ke -132 Nyonya NY (32). 

Kemudian, untuk pasien nomor 153 adalah tuan SX (4) warga Kota Pekanbaru.

''Pasien ini merupakan hasil tracing dan kontak erat (anak) dari pasien positif Covid-19 kasus ke -132 Nyonya NY (32),'' kata Yovi.

Lalu, pasien nomor 154 dengan inisial tuan ZJ (62) warga Kota Pekanbaru. ''Pasien ini hasil tracing dan kontak erat (ayah) dari pasien positif covid-19 kasus ke -132 Nyonya NY (32),'' beber Yovi. 

Pasien selanjutnya, nomor 155 dengan inisial tuan JOR (27) juga warga Kota Pekanbaru. 

''Sama pasien ini merupakan hasil tracing dan kontak erat dari pasien positif covid-19 kasus ke -132 Nyonya NY (32),'' jelas Yovi. 

Kemudian, pasien nomor 156 dengan inisial tuan AL (31) warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

''Tuan AL ini merupakan hasil tracing dari pelaksanaan rapid masal yang dilaksanakan oleh Kepolisian di Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Indragiri Hilir,'' sebut Yovi. 

Selanjutnya, pasien nomor 157 dengan insial tuan AW (34) juga warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

''Tuan AW merupakan tenaga Kesehatan yang bertugas di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan,'' ungkap Yovi. 

Lalu, pasien nomor 158 dengan inisial Nyonya HPD (41) juga warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

''Pasien ini merupakan hasil pengembangan dari rapid test mandiri untuk keperluan keberangkatan tujuan Provinsi Sumatera Utara,'' terang Yovi. 

Sama halnya, dengan Nyonya HPD. Pasien nomor 159 dengan inisial tuan S (53) warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat 
di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Kemudian, pasien nomor 160 adalah Nyonya IS (26) warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir. 

''Nyonya IS merupakan salah satu mahasiswa yang merupakan hasil pengembangan dari rapid test mandiri untuk keperluan keberangkatan tujuan DI. Yogyakarta,'' kata Yovi. 

Sedangkan pasien nomor 161 dengan inisial tuan E (65) warga Kota Dumai dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. 

''Tuan E ini merupakan salah seorang pedagang di pasar tradisional di Kota Dumai dan merupakan hasil pengembangan dari pengambilan sputum masal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Dumai,'' terang Yovi. 

Selanjutnya, pasien nomor 162 dengan inisial tuan KTM (50)  warga negara asing (Myanmar) dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Dumai. 

''Tuan KT merupakan hasil pengembangan dari rapid test yang dilaksanakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai,'' sebut Yovi.
 
Untuk pasien nomor 163 dengan inisial tuan WI (34) merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di salah satu rumah swasta di Kota Pekanbaru. 

''Kami belum mengetahui riwayat penularan dari tuan WI karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif Covid-19,'' sebut Yovi. 

Kemudian, pasien nomor 164 adalah tuan CA (32)  warga Kabupaten Rokan Hulu dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Rokan Hulu. 

''Tuan CA merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Rokan Hulu,'' kata Yovi. 

Selanjutnya, pasien nomor 165 dengan inisial Nyonya R (68) warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Bengkalis. 

''Kami belum mengetahui riwayat penularan dari Nyonya R, karena 
tidak memiliki Riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif Covid-19,'' sebut Yovi.

Terakhir, kata Yovi, pasien nomor 166 dengan inisial Nyonya IC (37) warga Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kampar. 

''Untuk Nyonya IC ini merupakan hasil pengembangan dari pengambilan rapid test masal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar di Tapung Hilir,'' ungkap Yovi. 

Selain penambahan ini, Riau kata Yovi, ada kabar baik hari ini, terdapat satu orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh yaitu Nyonya P (39) Pasien Ke-128 yang berasal dari Kecamatan Tembilahan, Kabupaten  Indragiri Hilir.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook