Jumat Pagi Pemprov dan Pemko, Gelar Tes Swab Gratis di Pasar Sukaramai

Kamis, 25 Juni 2020 - 20:27 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Jumat Pagi Pemprov dan Pemko, Gelar Tes Swab Gratis di Pasar Sukaramai


KORANMX.COM, PEKANBARU--Untuk mempercepat penanganan dan pencegahan Covid-19 di ibukota Riau, Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, bersama Pemko Pekanbaru, pada Jumat (26/6/2020) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, akan melakukan swab PCR masal gratis bagi masyarakat Pekanbaru.

Lokasi tes, khsusus dilakukan di kawasan Pasar Ramayana, Jalan Sudirman dan Agus Salim. Karena itu, bagi warga yang merasa memiliki gejala agar mengikuti tes.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir menyatakan, tes swab massal yang dijalankan ini, untuk memastikan kondisi sebenarnya terhadap penyebaran kasus positif di Kota Pekanbaru.

Hal ini, dilakukan pasca ditemukannya pasien positif yang melonjak di Pekanbaru dan daerah lainnya dalam beberapa hari ini. Di antaranya di area klaster BUMN, klaster Palembang, dan pegawai di lingkungan Pemko Pekanbaru, terutama dari Kecamatan Bukit Raya.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa memanfaatkan swab masal gratis ini, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

''Masyarakat tidak perlu takut dengan pengambilan swab yang dijalankan ini, agar bisa menyelamatkan keluarga dan masyarakat setempat,'' harap Mimi. 

Pihaknya mengadakan tes swab gratis di Pasar Ramayana, diperuntukkan bagi seluruh masyarakat baik di sekitar Ramayana maupun Pasar Agus Salim.

''Tes ini bagi masyarakat yang berkeinginan ikut swab,'' jelas Mimi.

Pihaknya merencanakan, tes swab besok ini tidak hanya masyarakat pengunjung pasar. Tes juga diperuntukkan bagi pedagang yang ada di sekitar Ramayana dan di dalam Ramayana. 

''Siapa yang mau ikut tes akan kita tampung,'' jelas dia.

Saat mengikuti tes, masyarakat diminta mengikuti aturan sesuai protokol kesehatan. Selain membuka stan, pihaknya juga akan mendatangi para pedagang dan masyarakat.

''Besok tim akan menerapkan beberapa strategi, agar tidak terjadi penumpukan dalam penanganannya. Mulai dari mendatangi masyarakat dan pedagang, sampai menunggu di pintu masuk pasar dan Ramayana,'' terang Mimi. 

Karena dilakukan secara gratis, Mimi mengatakan, bagi yang tidak mau, yah rugi sendiri. 

''Tes ini kami buka, untuk kebaikan kita bersama mengetahui hasil positif dan tidaknya,'' pungkas Mimi..***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook