APD untuk Puskesmas di Kampar Minim

Selasa, 30 Juni 2020 - 14:58 WIB  
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

APD untuk Puskesmas di Kampar Minim


KORANMX.COM, BANGKINANG -- Ketua Komisi II DPRD Kampar Zumrotun, memberikan apresiasi terhadap sikap mahasiswa yang ikut mengontrol anggaran Covid 19, di Kabupaten Kampar. Karena dengan adanya kontrol itu dapat mengingatkan kepada mereka jangan coba-coba korupsi.

"Adik-adik mahasiswa yang demo mengenai anggaran Covid-19 di Dinas Kesehatan Kampar, harus kita dukung. Karena mereka peduli dan untuk itu melakukan kontrol anggaran Covid 19 yang besar, jangan dimain mainkan oknum tertentu," ungkapnya, kepada Koranmx, Selasa (30/6/2020).

Zumrotun, menambahkan meski Komisi II DPRD Kampar membidangi Kesehatan dan lainya juga  tentunya tidak  secara penuh bisa untuk melakukan kontrol. "Dengan adanya mahasiswa, kami sangat terbantu. Untuk itu harapan kami mahasiswa teruslah memberikan kontrol agar anggaran terealisasi dengan baik dan tidak ada yang menyelewengkan," tuturnya.

Politisi Gerindra ini juga mengungkapkan, bahwa mereka sudah pernah memanggil Dinas Kesehatan Kampar, untuk mempertanyakan anggaran Covid 19, yang mereka kelola berapa waktu lalu. "Namun saat dipanggil kembali hari Senin 29 Juni 2020 kemarin mereka tidak hadir. Jadi akan kita agendakan kembali," jelasnya.

Pada saat rapat sebelumnya menjelang berapa hari New Normal,  di DPRD Kampar. Anggaran Covid-19 ini menjadi suatu bahasan pokok.  "Karena anggaran yang begitu besar tapi banyak belum terlihat barangnya," jelasnya kembali.

Seperti saat datang mengecek ke Puskesmas, ternyata Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 ini sangat minim di puskesmas, padahal angarannya ada tapi barangnya tidak terlihat. "Jadi kami merasa heran mengenai APD dan lainnya," ucapnya.

Begitu juga mengenai Posko Covid-19 yang dibentuk Dinas Kesehatan Kampar, yang rencananya 31 Posko. Tetapi terealisasi hanya 11 Posko saja. "Untuk itu kami beri apresiasi mereka tidak boros anggaran," ungkapnya.

Lanjutnya Zumrotun, mengenai anggaran Covid -19 di Dinas Kesehatan Kampar, diminta agar pergunakan dengan baik. Jangan menyalahi aturan. Karena kalau ada penyimpangan siap-siap saja berhadapan dengan hukum. "Meskipun sejauh ini kami belum melihat ada penyimpangan. Tapi saya berpesan bekerlah dengan baik,"pungkasnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook