Kabar Baik, 10 Pasien Positif Sembuh Seorang Diantaranya Bayi 10 Bulan

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:56 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Raja Mirza

Kabar Baik, 10 Pasien Positif Sembuh Seorang Diantaranya Bayi 10 Bulan

Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir

KORANMX.COM, PEKANBARU--Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, mencatat, penambahan satu kasus positif pada, Kamis (2/7/2020) sore ini.

Namun, Tim GPPC Provinsi Riau, juga memiliki kabar baik. Dengan sembuhnya 10 pasien positif.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Kamis (2/7/2020) di posko Gugus Tugas Provinsi Riau mengatakan, dengan penambahan satu hari ini. Maka total kasus positif di Riau menjadi 228 orang.

Sedangkan, dari total keseluruhan yang masih dirawat ada 30 orang pasien. Kemudian, yang diperbolehkan pulang karena dua kali tes swab negatif sebanyak 188 orang.

''Untuk kasus yang meninggal karena positf Covid-19 ada 10 orang,'' terang Mimi.

Dalam kasus pasien dalam pengawasan (PDP), saat ini yang masih dirawat berjumlah 168 pasien. Sedangkan, total yang  dipulangkan karena negatif berjumlah 1.760 orang.

''Yang meninggal dunia berjumlah 185 orang. Angka ini, dari total PDP berjumlah 2.113 orang,'' terang Mimi.

Sedangkan, pada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 4.975 orang, ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 75.396 orang.

Untuk kabar baik kesembuhan 10 pasien ini, ada satu pasien usia 10 bulan yakni tuan JFL asal Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, identias lainnya yang sembuh adalah tuan AO (36) warga Kabupaten Indragiri Hilir. Nyonya S (54) yang warga Kabupaten Indragiri Hilir. Kemudian, tuan R (49) warga Kota Dumai.

Kemudian, ada Nyonya A (46) warga Kabupaten Pelalawan, tuan IB (40) warga Kota Pekanbaru, tuan AN (34) juga warga Pekanbaru.

Lalu, Nyonya DO (23) warga Kota Pekanbaru. Tuan RF (24) warga Pekanbaru, tuan LA (42) warga Pekanbaru.

Sedangkan untuk pasien yang positif hari ini, berinisial tuan MWA, usia 21 tahun. Ia merupakan warga Kota Dumai.

''Saat ini tuan MWA, sudah dirawat isolasi di RS Dumai,'' terang Mimi.

Selanjutnya, untuk proses tracing terhadap orang yang kontak erat dengan MWA. Pihaknya, kata Mimi, sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan Kota Dumai. Kemudian, dengan Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

''Dari keterangan hasil tracing, MWA mengaku pernah ke Makasar, Jakarta dan Pekanbaru,'' pungkas Mimi.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook