Direktur PT DSI Diperiksa Sebagai Tersangka

Kamis, 09 Juli 2020 - 17:22 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Direktur PT DSI Diperiksa Sebagai Tersangka


KORANMX.COM, PEKANBARU--Paska ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, telah mengambil langkah pemeriksaan tersangka.

Ada dua tersangka yang telah diperiksa yakni korporasi dan direkturnya, telah dipanggil penyidik kemarin.

''Dalam kasus PT DSI ini, korporasi sebagai tersangka dan SM sebagai diredakturnya,'' terang Mimi.

Saat ini, sebut Sunarto, kasus ini masih dalam tahapan pemeriksaan penyidik Ditreskrimsus.

Dalam proses penyidikan ini, pihaknya melibatkan tim ahli lingkungan untuk mempertegas kasusnya.

''Penyidik juga sedang berkoordinasi dengan tim ahli lingkungan,'' beber Suanrto.

Penetapan PT DSI sebagai tersangka sebut Sunarto, dilakukan setelah ditemukan lahan terbakar disana seluas 9,4 hektar.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Riau telah menetapkan PT Duta Swakarya Indah (DSI) sebagai tersangka Karhutla. 

Sunarto menyebutkan, ada dua tersangka pada perusahaan sawit yang beroperasi di Kabupaten Siak itu.

Sementara, selain dua tersangka dari korporasi itu, Polda Riau juga mencatat ada 58 tersangka lain yang berasal dari perorangan. Sehingga jumlah tersangka yang kini ditangani Polda Riau berjumlah 60 tersangka dari 51 kasus. Sedangkan luas lahan yang terbakar totalnya mencapai 242 hektar.

Dirinci Sunarto, seluruh kasus dan tersangka itu tersebar di jajaran Polda Riau. Seperti Polres Rokan Hilir menangani 8 kasus dengan 9 tersangka. Luas lahan terbakar 28 hektar. Polres Indragiri Hilir ada 9 kasus, dan sudah dilimpahkan ke jaksa.

''Polres Indragiri Hilir sudah memproses tahap I sebanyak 1 kasus, tahap II ada 7 kasus. Dan satu kasus sudah dinyatakan lengkap atau P21,'' terang Sunarto.

Selanjutnya Polres Indragiri Hulu menangani dua kasus, dengan empat tersangka. Luas lahan terbakar 7,5 hektar dan dua kasus tahap II.

Kemudian Polres Pelalawan, menangani dua kasus, dan terdapat dua tersangka. Dengan luas lahan terbakar 4,5 hektar. Di Pelalawan, ada 1 kasus yang masih disidik, dan 1 lagi sudah tahap II.

Lalu, Polres Rokan Hulu menangani 13 kasus dengan 15 tersangka, dengan luas lahan terbakar 36,325 hektar. Satu kasus di Rokan Hulu sudah sidik. Dengan total kasus 12 tahap II.

''Polres Bengkalis menangani 12 kasus, dengan 13 tersangka. Luas lahan terbakar seluas 142,83 hektar.  Dari jumlah itu, ada 8 kasus yang sudah diproses hingga tahap II dan 3 kasus sudah P21,'' jelas Sunarto.

Kemudian, di Polres Siak menangani tiga kasus, dengan 4 tersangka. Tiga kasus di antaranya sudah tahap II. Sedangkan luas lahan terbakar 7 hektar.

Sementara untuk Polres Kepulauan Meranti menangani 4 kasus, dengan 9 tersangka. Dari jumlah itu, proses tahap II sebanyak 4 kasus dan satu kasus P21. Luas lahan terbakar 2,03 ha.

Terakhir Polresta Pekanbaru, menangani empat kasus, dan empat tersangka. Dengan luas terbakar 1,065 hektar dan tiga kasus tahap II.

''Di seluruh Riau, saat ini sudah 42 kasus mencapai tahap II,'' pungkas Sunarto.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook