Lambat Uji Sampel, Tim Gugus Supervisi Pemkab Rohul

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:53 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Lambat Uji Sampel, Tim Gugus Supervisi Pemkab Rohul


KORANMX.COM, PEKANBARU--Kurangnya sampel tes swab dari Kabupaten Rokan Hulu yang diminta agar mengirimkan sebanyak 50 sampel. Disikapi, dengan peninjauan langsung oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Riau, Jumat (10/7/2020..

Langkah ini diambil Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, mengingat tuan ES (53) yang dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

''Kedatangan kami untuk mempercepat langkah, dengan melakukan tracing terhadap pasien positif Covid-19 Tn ES, warga Ujung Batu, Rokan Hulu, yang terkonfimasi positif saat melakukan perjalanan ke Jakarta, pada tanggal 5 Juli lalu,'' kata .Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya, didampingi Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi dan Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Kegiatan yang diikuti rombongan sekda ini, yakni langsung melihat proses pengambilan swab masal terhadap pedagang yang ada di Pasar Baru, Ujung Batu.

Langkah ini sebut Yan Prana, sebagai langkah cepat mengingat bahwa hasil tracing Tn ES yang terkonfirmasi positif tersebut, merupakan pedagang harian di rumah, dan setiap harinya berbelanja barang harian di Pasar Baru, Ujung Batu. 

''Kita ingin memastikan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Rokan Hulu. Karena pasien yang terkonfirmasi positif lalu dari pasar sini,'' ujar Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya. 

Sebelum tracing ini, pihaknya juga telah melakukan porses tracing terhadap  pedagang di pasar seperti di Pekanbaru, Dumai dan lokasi lainnya. 

Selain itu, Yan Prana mengatakan, tinjauan tersebut dilakukan dalam rangka supervisi terkait upaya penanganan Covid-19 di Provinsi Riau. 

''Kita ke sini untuk melihat bagaimana kabupaten dan kota bisa kita bantu untuk melakukan rapid tes, tapi polanya dengan PCR agar hasilnya bisa lebih cepat akurat,'' kata Yan Prana. 

Menurut Sekda, tes sampel dengan pola PCR ini, tingkat akurasi dari hasil pemeriksaan bisa lebih tinggi dari angka 60 persen. 

''Kita akan membantu pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan tes swab ini di semua kabupaten dan kota. Khususnya di tempat-tempat keramaian,'' ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat di wilayah setempat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. 

''Protokol kesehatan itu ada beberapa, misalnya menjaga jarak, physical distancing dan menghindari keramaian. Kita harapkan, masyarakat dapat terus disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan seperti yang telah diimbau oleh pemerintah,'' tutur Sekda.


Daerah Harus Serahkan Minimal 50 Sampel per Hari

Atas kurangnya jumlah minimal sampel yang dikirim tim Gugus Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Pemprov Riau, meminta kepada Pemkab Rokan Hulu, untuk betul-betul serius, menjalankan swab masal terhadap Warga Rohul. 

Hal ini, sebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau karena hingga memasuki minggu kedua bulan Juli, Pemkab Rohul baru menjalani swab masal terhadap Orang Dalam Pengawasan sebanyak 244 sample dari 2.514 sampel.

Mimi mengungkapkan, sesuai dengan target dari pemerintah pengambilan swab masal terhadap warga di daerah minimal 50 sample perhari. Namun di Rokan Hulu tidak mencapai angka tersebut.

''Semua swab masal harus dilakukan di daerah. Target kita dalam sehari 50 sample, tapi di Rokan Hulu tidak mencapai angka itu. Dari awal bulan Juli sampai saat ini Rohul baru 344 sample swab. Ini berarti masih ada lagi sekitar 2.000 orang lagi yang haris diambil swab,'' jelas Mimi, di Kantor Camat Ujung Batu.

Mimi membeberkan, untuk di Kabupaten Rohul terdapat 4 kasus positif Covid-19 dimulai pada bulan April lalu. Dan awalnya Rohul masuk dalam zona hijau bersama Kuansing dan Rohil. 

Namun setelah beberapa bulan berjalan, kasus positif di Rohul bertambah, dari temua kasus positif warga setelah dilakukan rapid test dan swab.

''Kasus positif di Rohul pertama pada tanggal 2 April lalu, selanjutnya kosong terus, dan kosong. Tapi mulai naik terdapat kasus positif termasuk tenaga kesehatan Rohul. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook