Riau Normal, Syaratnya  Kabupaten dan Kota Kirim Minimal 50 Sampel Per-Hari 

Senin, 13 Juli 2020 - 19:23 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Riau Normal, Syaratnya  Kabupaten dan Kota Kirim Minimal 50 Sampel Per-Hari 


KORANMX.COM, PEKANBARU--Secara nasional penanganan percepatan Covid-19 di Provinsi Riau, terbilang baik. Berbeda dengan daerah-daerah lainnya seperti Jatim.

Sejak Pandemi Covid-19 di Riau, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengatakan, hanya satu kali jumlah sampel yang akan diuji di Laboratorium Molekurel hampir mencapai target, yakni sekitar 700 hingga 800 sampel.

Diawal-awal pandemi, kita masih memeriksa 50 hingga 100 sampel. Sedangkan di bulan puasa kemarin, kita sudah memeriksa 150 sampel perhari. Kemudian, di beberapa pekan lalu, Riau telah kedatangan hingga 500 sampel. 

Sesuai anjuran WHO, suatu daerah dapat diberikan izin melakukan kegiatan sehari-hari secara normal, jika setiap hari telah mengetes sampel 100 perhari.

''Artinya, jika suatu daerah telah menguji 1 sampel dalam seminggu, maka suatu daerah itu akan dapat menerapkan kehidupan normal seperti semula,'' terang Yovi.

Masalahnya, sebut Yovi, hingga saat ini sampel yang diterima pihaknya dari kabupaten dan kota sangat kurang.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini sampel dari beberapa kabupaten dan kota di bawah 50 sampel.

''Masalahnya, meski kita (Riau,red) terbilang baik pada penanganan Covid-19, untuk menuju kehidupan normal itu, kita butuh sampel 50 perhari dari kabupaten dan kota,'' terang Yovi.

Maka dengan kedatangan alat etraksi ini, Yovi berharap dari kabupaten dan kota dapat mengirimkan minimal 50, 80 hingga 100 sampel. 

''Kalau kabupaten dan kota sudah dapat memenuhi target itu, maka sesuai anjuran WHO. Kita Riau, sudah bisa dikatakan aman,'' kata Yovi.

Sementara itu, pada Senin (13/7/2020) ini ada tiga penambahan kasus positif di Riau.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook