Polda Riau Target Turunkan Lakalantas 10 Persen Selama Operasi Patuh

Kamis, 23 Juli 2020 - 17:31 WIB  
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Polda Riau Target Turunkan Lakalantas 10 Persen Selama Operasi Patuh


KORANMX.COM, PEKANBARU--Operasi patuh  akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Untuk di Riau, pembukaan dipusatkan di Sekolah Polisi Negara (SPN), Jalan Rimbo Panjang, Kampar, Kamis (23/7/2020).

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi SH SIK MSi, langsung membuka oprasi ini. Ia didampingi Wakapolda, Brigjen Tabana dan pejabat utama (PJU) Polda Riau.

Kapolda mengatakan, operasi ini di Riau akan dilaksanakan, sejak Kamis (23/7/2020) hingga Rabu (5/8/2020).

Agung menyatakan, pihaknya ingin menurunkan angka kecelakaan, kemacetan dan pelanggaran.

Sebelum pelaksanaan operasi patuh ini, angka kecelakaan di Riau sebut Kapolda menurun.

''Sampai saat ini ada 669 angka kecelakaan,'' sebut Kapolda.

Pihaknya ingin menurunkan angka kecelakaan sebesar 10 persen lewat operasi ini.

Maka, yang diutamakan dalam operasi ini bagaimana nantinya angka kecelakaan dan kematian menurun.

Sedangkan untuk moda, dan kondisi jalan di Riau, cukup baik. Hal ini sesuai dengan jumlah kendaraan di Riau sekitar lebih kurang 3 juta.

''Dengan angka kendaraan itu, angka pelanggaran memang cukup tinggi,'' ungkap Kapolda.

Selain itu, operasi ini juga akan mensosialisasikan protokol kesehatan bagi seluruh pengendara.

Untuk menyukseskan operasi ini, Polda menurunkan sebanyak 720 personel baik dari Polda maupun  12 Polres se-Riau.

Agung juga mengungkapkan, ada dua wilayah yang rawan kecelakaan di Provinsi Riau, yakni Polresta Pekanbaru dan Kampar.

Terkait sosialiasi protokol kesehatan, pihaknya kata Kapolda akan bekerjasama dengan Satgas Protokol Kesehatan.

''Nanti kita akan berikan sosialisasi di unit-unit pelayanan Kepolisian dan akan dilaksanakan bersama,'' ungkap Agung.

Dalam operasi ini, pihaknya akan lebih mengedepankan upaya preventif dan preventif.

''Artinya kami lebih mengedepankan upaya persuasif. Karena tindakan tegas upaya terakhir,'' tegas Kapolda.

Adapun, sasaran bagi operasi patuh ini adalah pengendara yang ditemukan mabuk, tidak menggunakan helem.

Kemudian, berboncengan lebih dari satu, tidak menggunakan sabuk kecepatan, melawan arus, tidak mematuhi protokol kesehatan.

''Saya himbau, anggota yang bertugas dilapangan tidak melanggar hak azazi manusia,'' imbuhnya.

Selain upcara operasi patuh lancang kuning, Kapolda juga memimpin apel kesiapan pengamanan Pilkada yang melibatkan Polres jajaran.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook