Tinggal 2 Bulan Lagi, DPP Partai Koalisi Harus Usulkan Nama Wakil Bupati Kampar

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:31 WIB  
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

Tinggal 2 Bulan Lagi, DPP Partai Koalisi Harus Usulkan Nama Wakil Bupati Kampar


KORANMX.COM, BANGKINANG -- ‎Kekosongan kursi wakil bupati kampar diperkirakan hanya bisa di isi  sampai September 2020. Karena berdasarkan pasal 176 ayat 1 UU Pilkada, pengisian kekosongan wakil bupati, bisa dilakukan jika masa jabatan lebih dari 18 bulan. Jika melewati itu kursi Wakil Bupati akan kosong sampai berakhir jabatan Bupati Kampar tahun 2022.

Dalam menyikapi kekosongan kursi Wakil Bupati Kampar, pengamat DR Max Sasai Indra, mengungkapkan kalau masing masing‎ Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing partai koalisi yang mendukung Aziz Zaenal -Catur Sugeng, perlu turun tangan dalam menggedor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai koalisi yang berada di Kabupaten Kampar, untuk segera mengirim usulan nama calon Wakil Bupati Kampar.

"Karena pengusulan itu ada pada Partai Politik (Parpol) pengusung. Untuk itu pihak dari DPP Partai yang harus Menggedor DPD agar segera mengirikan usulan nama tersebut," ungkap Dosen Universitas Riau ini, Sabtu (1/8/2020).

‎Max Sasai, menambahkan, memang secara nornatif ada kelemahan regulasi, karena peraturan yang menjadi dasar pengisian itu, sehingga tidak ada aspek paksaan kepada partai politik/gabungan parpol.

"Sehingga keadaan ini dari aspek politik hukum acap kali menjadi ajang permainan bagi partai politik pengusung, dan dibeberapa case Kepala Daerah secara politis juga lebih enjoy jabatan itu kosong, padahal meskipun secara yuridis tidak ada batasan waktu untuk pengisian jabatan tersebut, semestinya secara etis parpol pengusung segera untuk mengajukan wabup, untuk mengisi kekosongan tersebut," ungkapnya.

Pengisian kursi wakil bupati yang bisa dilakukan jika masa jabatan lebih dari 18 bulan, Max Sasai, berpendapat ada kesan kesengajaan agar jabatan itu tetap kosong. "Sehingga aspek politisnya lebih dominan, ketimbang pemuliaan terhadap aspek etis tersebut," sebutnya.

Sehingga dalam hal ini perlu DPP partai masing-masing koalisi yang turun tangan untuk menegur pihak DPD partai di Kabupaten Kampar, karen mereka yang mengusung pasangan Aziz Zaenal- Catur Sugeng dalam Pemilihan Kepala Daera (Pilkada) Kampar. 

"Makanya DPP Partai berhak menegur DPD, karena mereka juga harus bertanggujawab dalam kekosongan Wabup Kampar. Untuk diharapkan agar pihak DPP masing partai koalisi jangan ikut menjadi pemain yang menghendaki jabatan tersebut kosong," pesannya. 

Enam partai pengusung H. Aziz Zaenal - Catur Sugeng, adalah Golkar, PPP, Nasdem, Gerindra, PKS dan PKB. Saat ini partai koalisi yang Mengusulkan 2 nama calon Wakil Bupati Kampar Golkar dan PPP yaitu 1. Ahmad Fikri, 2 Afrizal Hidayat. Sedangkan 4 Partai Koalisi lainnya Gerindra, Nasdem, PKS dan PKB mengusulkan nama Surya Dermawan selaku pengusaha. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook