Proyek Drainase Paket B Terindikasi Korupsi

Minggu, 08 Juli 2018 - 15:35 WIB   [239 Klik]

PEKANBARU—Proyek pembangunan drainase yang berada di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, terindikasi korupsi. Pengerjaan objek kegiatan yang dimulai dari Mal SKA hingga depan Simpang Pasar Pagi Arengka itu terlihat berantakan. Kondisinya hampir sama dengan drainase Paket A.

Penelusuran Pekanbaru MX di lpse.riau.go.id, pembangunan drainase tersebut dianggarkan pada tahun 2016 dengan nama paket Pembangunan Drainase Jalan Soekarno Hatta Paket B (simpang SKA-simpang Pasar Arengka). Proyek ini berada di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertahanan Provinsi Riau.

Pembangunan Drainase ini, masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi, dengan metode pengadaan, e-lelang umum. Sumber dananya berasal dari APBD 2016, dimana nilai pagu pengerjaannya sebesar Rp14,3 miliar.

Dalam perjalanannya, proyek pembangunan drainase itu diikuti 218 peserta lelang. Sesuai LPSE, proyek ini dimenangkan oleh PT Razasa Karya, dengan harga penawaran Rp11,6 miliar lebih.

PT Razasa Karya beralamat di Jalan Puri Gang Purnama Nomor 267-I, Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.

Pekanbaru MX mencoba menghubungi nomor telepon kantor PT Razasa Karya seperti yang tertera di alamatnya, untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun telepon Pekanbaru MX tidak diangkat.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Muspidauan SH MH mengatakan belum mengetahui hal tersebut.

“Kalau yang paket B belum tahu. Tapi yang paket A-nya sedang proses penyidikan di Kejari (Kejaksaan Negeri) Pekanbaru,” ucapnya. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook