3 Rekanan Proyek RTH Tunjuk Ajar Divonis 16 Bulan

Jumat, 28 September 2018 - 15:04 WIB   [85 Klik]

3 Rekanan Proyek RTH Tunjuk Ajar Divonis 16 Bulan

Tiga terdakwa yang merupakan rekanan dalam proyek RTH Tunjuk Ajar Integritas mendengarkan isi putusan majelis hakim.

PEKANBARU — Tiga orang rekanan proyek  pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, dijatuhi hukuman masing-masing 1 tahun 4 bulan (16 bulan) penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (27/9).

Adapun 3 orang rekanan yang menjadi terdakwa itu adalah Direktur PT Bumi Riau Lestari  Khusnul, Direktur PT Panca Mandiri Consultant (PMC) Raymon Yudra dan staf ahli PT PMC Arri Darwin.

Dalam isi putusan majelis hakim yang dipimpin oleh Bambang Myanto SH MH, mereka bertiga terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

‘’Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Khusnul, Raymon Yudra dan Arri Darwin dengan pidana penjara 1 tahun 4 bulan. Denda masing-masing Rp50 juta atau dapat ganti dengan 1 bulan kurungan, dipotong masa tahanan yang sudah dijalankan,’’ ujar ketua majelis hakim.

Dalam pembacaan isi putusan itu, adapun hal yang memberatkan yakni, ketiga terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang saat ini sedang giat-giatnya memberantas korupsi. ‘’Hal yang meringankan, ketiga terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan dan beritikad baik,’’ tutur hakim.

Terhadap uang pengganti kerugian negara, dilanjutkannya, majelis hakim tidak menghukum ketiga terdakwa untuk membayarnya. Pasalnya, uang tersebut sudah dititipkan terdakwa ke kejaksaan saat proses penyidikan, belum lama ini.

‘’Putusan yang akan dibacakan ini, bukanlah ajang balas dendam, melainkan pembelajaran untuk para terdakwa agar kedepannya lebih berhati-hati,’’ terangnya.

Atas putusan itu, Bambang didampingi anggota hakim Dahlia Panjaitan SH dan Hendri SH, memberikan kesempatan pada terdakwa dan JPU untuk menerima atau menolak putusan tersebut.

Terdakwa Khusnul menyatakan pikir-pikir, sedangkan Raymon dan Arri menerima putusan majelis hakim tersebut. ‘’Kami pikir-pikir yang mulia,’’ kata JPU.

Sebelumnya, JPU dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Amin dan Puji menuntut ketiga terdakwa dengan penjara masing-masing selama 2 tahun. Mereka juga dituntut membayar denda Rp50 juta atasu subsidair 3 bulan kurungan.

Proyek RTH di eks Dinas PU ini dianggarkan dengan dana Rp8 miliar pada 2016 lalu. Dalam proyek ini, terdapat rekayasa proyek untuk memenangkan satu kontraktor hingga negara dirugikan hampir Rp1 miliar.

Pembangunan RTH dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya saat dipimpin Dwi Agus Sumarno. Dari anggaran itu, dialokasikan Rp450 juta untuk membangun tugu integritas yang ada RTH Tunjuk Ajar Integritas.

Tugu itu diresmikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo pada 10 Desember 2016 lalu pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Riau sebagainya simbol bangkitnya Riau melawan korupsi.

Dalam pelaksanaan proyek terjadi rekayasa. Perbuatan melawan hukum terjadi bukan pada penganggaran namun terhadap proses dari lelang hingga pembayaran.  =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook