Tentukan Titik Lokasi Operasi

BPTD Gelar Rapat Pra Gakkum di Terminal

Senin, 05 November 2018 - 15:20 WIB   [59 Klik]

BPTD Gelar Rapat Pra Gakkum di Terminal

Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau dan Kepri, S Ajie Panatagama ATD MT memimpin rapat persiapan gakkum angkutan umum AKAP dan AKDP. [Foto:Zadago]

PEKANBARU- Balai PengelolaTransportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau-Kepri menggelar rapat gabungan guna persiapan operasi gakkum angkutan umum penumpang di terminal BRPS Pekanbaru,  Senin (5/11) pagi.

"Kita gelar rapat gabungan persiapan operasi gakkum yang dihadiri unsur terkait, " kata
Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau-Kepri,  S Ajie Panatagama ATD MT kepada koranmx.com,  Senin (5/11).

Dalam rapat yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut membahas berbagai persiapan dalam operasi gakkum yang direncanakan berlangsung serentak pekan depan.

"Operasi itu berlangsung selama empat hari, usai Operasi Zebra 2018," ucapnya.

Pihaknya bersama tim gabungan telah mempersiapkan hal-hal penting yang diperlukan dalam pelaksanaan operasi. Di antaranya pembagian tugas, menemukan jumlah personil dan titik lokasi hingga sangsi yang diberikan.  

"Kita fokus terhadap bus yang tidak masuk terminal, dan angkutan travel yang masih berplat hitam," ucapnya.

Dia menegaskan dalam UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas ditegaskan seluruh angkutan umum penumpang wajib singgah di terminal. "Bagi yang tidak,  maka akan ada sangsi pidana kurungan satu bulan atau denda yang disebutkan pasal 276 jo 36," ucap dia.

Ajie menjelaskan operasi ini sudah menjadi agenda nasional dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia. "Lolospun di Riau nanti mereka akan terjaring di tempat lain. Dan upaya ini mendapat dukungan penuh dari Ditjen Perhubungan Darat, " jelas Ajie.

Sementara Kasatpel BRPS, Wira Bhakti SE MM mengatakan tujuan gakkum adalah bagaimana memaksimalkan fungsi terminal. "Kita juga telah merenovasi beberapa ruang di terminal guna menunjang pelayanan kepada pengemudi maupun penumpang," ucapnya.

"Kita juga akan memaksimalkan pelayanan terminal,  karena bila tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik maka sulit akan menghidupkan kembali terminal, " sambungnya.

Sasaran operasi nantinya terhadap pelaku usaha angkutan Oto bus AKAP dan AKDP, termasuk juga terhadap angkutan ilegal atau plat hitam. "Sebelum operasi dimulai kita sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengusaha angkutan juga masyarakat.  Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk terminal, " ucap Wira.

Hadir dalam rapat tersebut,  Kepala BPTD Wilayah IV Riau-Kepri,  S Ajie Panatagama ATD MT, Kasat Pol PP,  Agus Pramono,  Satlantas Polresta Pekanbaru,  POM TNI,  Dishub kota dan provinsi, Organda Pekanbaru dan pihak Jasa Raharja.***

 

Liputan: Zadago
Redaktur: Oce E Satria

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook