19 Mobil Pemkab Kampar Jadi Temuan BPK RI

Selasa, 06 November 2018 - 03:24 WIB   [36 Klik]

19 Mobil Pemkab Kampar  Jadi Temuan BPK RI


KAMPAR—Sebanyak 19 unit kendaraan roda empat yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, diduga masih dikuasai mantan pejabat.

Hal ini terungkap dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Tahun 2017.

Terkait hal ini Kepala Inspektorat Kampar Muhammad menyebutkan, untuk masalah kendaraan dinas tersebut sudah menjadi tanggungjawab Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kampar.

‘’Untuk masalah itu BPKAD yang harus menindaklanjuti temuan dari BPK RI, karena memang itu bagiannya untuk menata aset daerah,’’ ujarnya Selasa (6/11).

Sejak adanya temuan BPK RI, Inspektorat Kampar belum menyurati BPKAD Kampar. Namun menurut Muhammad, itu tidak tanggungjawab pihaknya. ‘’Jadi memang harus mereka yang menyuratinya,’’ jelasnya.

Terpisah, Kepala BPKAD Kampar Edward lempar tanggung jawab terkait temuan LHP dari BPK RI tersebut. Menurutnya itu adalah wewenang pihak Inspektorat Kampar.

‘’Karena sudah bagian tugas dan juga fungsinya untuk menindak lanjuti temuan tersebut,’’ sebutnya.

Seharusnya untuk masalah temuan itu, kata Edward, pihak dari Inspektorat yang menyurati pejabat yang menguasai kendaraan itu.

‘’Tentunya mereka mempertanyakan dan apa rekomendasi yang dikeluarkan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri mengatakan, kendaraan yang dikuasai mantan pejabat itu akan dilelang.

‘’Jadi mereka bapak-bapak kita yang mantan pejabat Kampar tersebut bisa mengikuti lelang,’’ ujarnya.

Terkait mengenai adanya silang pendapat antaran Inspektorat dan BPKAD, menurut Sekda, segan terhadap mantan pejabat yang menguasai kendaraan tersebut.

‘’Mereka menghormati bekas atasan mereka. Jadi wajar saja mereka ragu-ragu begitu ngomongnya,’’ pungkasnya.

Meski demikian, Sekda berharap kepada mantan pejabat untuk bisa mengikuti lelang.

‘’Karena ini lelang umum, jadi semuanya berhak untuk ikut. Mengenai pelelangannya akan kita jadwalkan agar tidak lagi menjadi temuan BPK RI,’’ ungkapnya. =MX19



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook