Pedagang Pasar Induk BRPS Kembali Dipindahkan

Selasa, 06 November 2018 - 03:50 WIB   [32 Klik]

Pedagang Pasar Induk BRPS Kembali Dipindahkan


PEKANBARU—Nasib pedagang yang melakukan bongkar muat kebutuhan pokok di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, kembali dibuat tak jelas oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Setelah dipindahkan dari Pasar Pagi Cik Puan, Jalan Tuanku Tambusai, pedagang ini sudah dua kali berpindah-pindah di seputaran terminal BRPS.

Pertama, pedagang dibuat di pintu masuk terminal, bagian depan, namun hanya beberapa bulan saja, pedagang digeser ke arah belakang terminal. Kemudian, dalam bulan ini, pedagang disuruh lagi pindah ke pintu masuk terminal, setelah dilakukan penimbunan oleh pihak TNI.

Kini Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru meminta kepada seluruh pedagang yang melakukan bongkar muat bahan kebutuhan pokok di area terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru.

Para pedagang yang melakukan bongkar muat bahan pokok, seperti sayur mayur, cabe, kelapa dan semua jenis bahan pokok, diminta segera pindah ke lokasi yang sudah disepakati sebelumnya. Yakni di area akses jalan pintu masuk terminal BRPS.

Sebab di lokasi yang saat ini dijadikan tempat berjualan pedagang akan dibangun kantor pengujian kendaraan bermotor atau KIR.

Pemko Pekanbaru mengancam akan melakukan pemindahan secara paksa jika hingga batas waktu yang ditetapkan pedagang tidak juga mengosongkan lahan yang akan dijadikan tempat pembangunan kantor KIR tersebut.

‘’Kita berikan waktu mereka sampai hari Rabu besok untuk pindah sendiri. Kalau tidak mau pindah, nanti kita yang akan memindahkan,’’ kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.

Ingot menegaskan, lahan yang selama ini dijadikan tempat bongkar muat sayuran, cabe, bawang, beras dan aneka bahan kebutuhan pokok lainya di kawasan terminal BRPS akan dibangun gedung KIR.

‘’Kalau memang tidak jadi dibangun tahun ini bisa jadi tahun depan dibangun. Tapi tetap saja mereka nanti harus pindah. Kalau tahun depan dibangunkan kita tidak perlu repot-repot lagi untuk memindahkan pedagang. Karena cepat atau lembat gedung KIR itu pasti akan dibangun,’’ katanya. =MX11



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook