Setelah Dua Tahun Dilaporkan

Tersangka Fidusia Dikirim ke Jaksa

Selasa, 06 November 2018 - 11:12 WIB   [264 Klik]

Tersangka Fidusia Dikirim ke Jaksa


PEKANBARU- Setelah dua tahun dilaporkan di Satuan Reskrim Polres Pelalawan. Akhirnya tersangka penipuan dan penggelapan objek fidusia, Kusir Ahmad Mandala Putra dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (PN) Pelalawan alias P21.

"Sudah, berkas perkara tersangka sudah dilimpahkan ke Jaksa Kamis (1/11) pekan lalu, " kata Davit,  petugas penyidik Satreskrim Polres Pelalawan saat dikonfirmasi koranmx.com melalui sambungan telepon selulernya,  Selasa (6/11)  siang.

Sementara Penasehat Hukum korban,  Rio Rizal Piliang SH MH saat ditemui koranmx.com, Selasa (6/11) mengatakan perkara tersebut dilaporkan kliennya, Budi Purnama (45) pada 22 Agustus 2016 lalu.

"Perkaranya kita laporkan Agustus 2016 di Polres Pelalawan dengan nomor LP/287/VIII/2016/Res Plwn," ucapnya.

Dalam laporannya korban yang juga berstatus sebagai karyawan PT Adira Finance melaporkan dugaan perkara fidusia yang dilakukan tersangka atas satu unit kendaraan roda enam jenis Mitsubishi Cold Diesel FE 74 HD, dengan nomor polisi BM 8697 CU.

"Tersangka telah memindahtangankan objek fidusia tanpa sepengetahuan lembaga pembiayaan (leasing) dalam hal ini PT Adira Finance, " kata Rio.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka yang juga warga Desa Sotol, Langgam,  Kabupaten Pelalawan ini mengaku telah menjual mobil tersebut kepada orang lain seharga Rp 30 juta.

Ditambahkan Rio, tersangka melakukan pembelian secara kredit dengan tenor 48 bulan melalui Adira Finance pada bulan September 2015, namun sekitar bulan April 2016 terjadi tunggakan.

"Setelah kita cek ternyata unit telah dipindahtangankan atau dijual sebesar Rp30 juta kepada orang lain tanpa sepengetahuan pihak Adira sebagai penerima fidusia. Sehingga perusahaan dirugikan sebesar Rp 230 juta, " pungkas Rio Rizal.

Terpisah Regional Collection Head (RCH) PT Adira Dinamika Multi Finance, Tengku Zainal Arifin SE mengatakan dengan sudah P21 nya perkara ini dapat memberi efek jera terhadap pelaku.

 "Agar kedepan tidak terjadi lagi yang dapat merugikan perusahaan pembiayaan, " sebutnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian Polres Pelalawan yang telah memproses perkara ini hingga tahap dua.  

"Harapan kita kedepan tentu meminta pemerintah,  kepolisian dan kejaksaan dapat memberi perlindungan kepada pelaku usaha khususnya perusahaan pembiayaan agar merasa nyaman dalam menjalankan usaha, " kata Zainal.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pelalawan,  AKP Teddy Ardian saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal itu dan akan mengecek lebih dulu.

"Kita cek dulu ya, saya gak hapal kasusnya sudah lama sekali, " singkat Kasat Reskrim yang baru lima bulan menjabat ini saat dikonfirmasi koranmx.com melalui pesan WhatsApp nya, Selasa (6/11). ***


Redaktur : Zadago



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook