Diduga Garap Hutan Lindung

Masyarakat Minta PT Torganda Diusut

Rabu, 07 November 2018 - 04:38 WIB   [20 Klik]

Masyarakat Minta  PT Torganda Diusut

Kelompok Tani Reboisai Mandiri asal Rohul melakukan aksi demo di depan Mapolda Riau, Rabu (7/11) siang.

PEKANBARU—Jalur hukum yang tidak menemui titik terang, memaksa Kelompok Tani Reboisai Mandiri asal Rohul, melakukan aksi demo di depan Mapolda Riau, Rabu (7/11) siang.

Mereka menuntut Polda Riau segera mengusut PT Torganda yang diduga telah merambah hutan lindung Mahato yang dikelola seluas 20.800 hektar.

Aksi ini, kata Poniman selaku perwakilan Kelompok Tani Reboisai mengatakan, hutan lindung Mahato tempat mereka tinggal saat ini ditanam sawit dan didirikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Poniman mengungkapkan, dahulunya mereka diminta pemerintah tinggal disana. Kemudian diberikan kewenangan menjaga hutan dan diberikan bibit pohon.

‘’Hak kami dimusnahkan PT Torganda dan rekanan, pohon itu hilang sudah ditebang habis,’’ ungkap Poniman.

Sebelumnya, kata Poniman, kawasan yang sekarang dikelola PT Torganda  dulunya milik masyarakat sekarang digarap PT Torganda melalui kelompok Kemitraan.

‘’Mereka hanya mengandalkan surat SKT saja,’’ jelas Poniman.

Menindaklanjuti tindakan PT Torganda dan rekanan, pihaknya meminta Polda Riau segera melakukan pengusutan.

Meski jumlah aksi masa yang datang ke Polda. Poniman mengungkapkan, sebenarnya jumlah ‘Kami’ ribuan. ‘’Namun karena keterbatasan biaya makanya banyak tidak ikut,’’ ungkapnya.

Selain meminta Polda Riau mengusut tindakan PT Torganda, pihaknya juga meminta agar Kepala Dinas Kehutanan dipecat.

‘’Kami sudah menyampaikan surat, kesana dan kesini. Bahkan kami sudah menempuh jalur hukum. Karena sudah buntu tidak ada jalan keluarnya, maka nya kami pilih demo,’’ imbuhnya. ***

Liputan  : Hendra Nainggolan

Redaktur : Oce E Satria



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook