Kantongi Bukti Komunikasi Bos Lippo Group dan Bupati Bekasi

KPK Ambil Sampel Suara Bupati Bekasi Neneng Hasanah

Kamis, 08 November 2018 - 08:39 WIB   [24 Klik]

KPK Ambil Sampel Suara Bupati Bekasi Neneng Hasanah


JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  telah mengantongi sejumlah bukti komunikasi antara Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dengan sejumlah pihak terkait suap megaproyek Meikarta milik Lippo Group.

Untuk itu KPK telah mengambil sampel suara Neneng untuk bahan penyidikan dugaan korupsi tersebut.

"Terhadap Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi, tadi diambil contoh suara untuk keperluan pembuktian," kata Febridiansyah, Juru Bicara KPK melalui pesan singkatnya, seperti dilansir jurnas.com, Rabu (7/11/2018).

"Sebelumnya, KPK telah mendapatkan bukti komunikasi sejumlah pihak terkait dugaan suap proyek Meikarta," tukuknya.

Dalam kasus yang menyita perhatian publik ini, KPK menjerat Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

Seperti diketahui, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor Lippo Group dan kantor pemerintahan kabupaten Bekasi. Bahkan, kediaman CEO Lippo Group James Riady turut digeledah penyidik KPK.

Tercatat, penyidik KPK telah memeriksa sejumlah petinggi Lippo Group, yakni Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, CEO Lippo Group James Riady, dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Toto Bartholomeus.

Kemudian Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk Ketut Budi Wijaya, Corporate Affairs Siloam Hospital Group Josep Christoper Mailool, Direktur Keuangan PT Lippo Cikarang Tbk Soni dan Direktur Keuangan PT Lippo Karawaci Tbk Richard Setiadi.

Yang terbaru, Direktur Keuangan PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU) Hartono diperiksa penyidik. Melalui Hartono, penyidik lebih banyak mengonfirmasi soal asal uang hingga proses penyuapan.

Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta ialah PT Mahkota Sentosa Utama, yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. Meikarta menjadi proyek terbesar Lippo Group selama 67 tahun grup bisnis milik Mochtar Riady itu berdiri.

Dalam kasus ini, Billy Sindoro diduga memberikan uang Rp7 miliar kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anak buahnya terkait pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.

Tak hanya Billy dan Neneng,  ada tujuh orang lainnya yang ikut dibidik KPK, yakni dua konsultan Lippo Group, Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen (HJ).

Sementara dari kalangan pemerintahan ada Kepala Dinas PUPR Bekasi, Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi, Sahat MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi, Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi***


Redaktur: Oce E Satria



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook