Kapolda Prihatin Generasi Muda Terjerumus Narkoba

Kamis, 08 November 2018 - 03:53 WIB   [25 Klik]

Kapolda Prihatin Generasi Muda Terjerumus Narkoba

Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo bersama Kabinda, Danlanud, Kejari, Kepala Satpol Riau memblender narkoba pada kegiatan pemusnahan barang bukti..

PEKANBARU--Meski dilakukannya pengungkapan peredaran narkoba dengan barang bukti puluhan kilogram, namun Kapolda Riau Irjen Pol Drs Widodo Eko Prihastopo mengaku tidak merasa bangga. Itu disampaikannya pada saat pemusnahan barang bukti, Kamis (8/11) siang di halaman Mapolda Riau.

Mantan Wakapolda Jawa Timur (Jatim) itu, lebih merasakan keprihatinan atas maraknya generasi muda terjerumus sebagai pengguna narkoba sekarang ini. Karenanya, Widodo

Eko Prihastopo mengungkapkan, rasa prihatinnya, mengingat kebanyakan isi penghuni Lapas 90 persen merupakan pengguna narkoba.

‘’Jadi kita tidak bangga dengan pemusnahan ini, tapi kita merasa prihatin dengan terjerumusnya anak muda dan generasi bangsa sekarang ini,’’ ungkap Kapolda.

Sebagai orang tua, Kapolda mengungkapkan, rasanya melihat anak-anak muda banyak didapati sebagai pengguna narkoba. Karenanya, ia menganggap perlunya peningkatan upaya pemberantasan narkoba yang telah dilakukan sebelumnya.

Dimana Polda bekerjasama dengan TNI, Pemerintah Riau hingga Pemkab dan Polsek-polsek.

‘’Melihat fenomena ini, saya rasa perlu kita tingkatkan upaya pemberantasan narkoba ini,’’ imbuhnya.

Selain Institusi, Kapolda menyebutkan, peran pemberantasan narkoba tidak hanya harus dilakukan Polda Riau semata.

Seluruh elemen yang ada di masyarakat, mulai dari orang tua, mahasiswa, bahkan akademisi, guru sangat berperan penting.

‘’Saya mengajak peningkatan upaya pemberantasan, karena sesuai fakta dilapangan. Masih tinggi angka peredaran, meski kami sudah sering mengungkapkan beberapa kasus,’’ ajaknya.

Ajakan ini, mengingat Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dan jajarannya memiliki keterbatasan.

‘’Kami ini memiliki keterbatasan, makanya tidak bosan-bosan kami ajak segenap unsur di tengah-tengah masyarakat mari sama-sama kita Berantas narkoba,’’ imbaunya.

Pantauan Pekanbaru MX, Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo langsung memimpin proses pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi di Polda Riau.

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, untuk barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 33,65 kg sabu. Kemudian 81.213 butir pil ekstasi.

Widodo memaparkan, dari total diatas sebanyak 115 gram disisihkan untuk kepentingan tes Laboratorium. Kemudian, sebanyak 5,10 gram untuk kepentingan persidangan.

Selanjutnya, kata Widodo untuk ekstasi sebanyak 186 butir disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium. Lalu, sebanyak  5 butir untuk dipersidangan.

‘’Kita lihat, betapa masih banyaknya narkoba dari luar negeri (Malaka, res) masuk ke Indonesia melalui Provinsi Riau,’’ ungkapnya.

Proses pemusnahan tersebut, dilakukan dengan cara melarutkan barang haram itu ke dalam ember yang sudah diisi cairan pembersih. ***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook