Banjir Meluas, BPBD Riau Intensifkan Koordinasi

Jumat, 09 November 2018 - 11:34 WIB   [27 Klik]

Banjir Meluas, BPBD Riau Intensifkan Koordinasi


PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger menyebut dua kabupaten di Riau berstatus siaga banjir. Satu lainnya, ditetapkan berstatus waspada.

Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu telah menetapkan status siaga. Sementara Kampar baru menetapkan status waspada.

Edwar mengatakan, pemicunya adalah luapan air sungai yang ada di daerah tersebut karena tingginya curah hujan.

"Ada tiga daerah sudah menetapkan siaga banjir. Kampar baru waspada," kata Edwar Sanger kepada media di Pekanbaru, Kamis (8/11/2018).

Ia juga menyebutkan beberapa kabupten juga belakangan ikut  terdampak banjir,  tapi belum menetapkan status siaga. Rohil dan Rohul misalnya,  banjir sempat menggenangi rumah-rumah warga, namun  sudah surut.

Untuk antisipasi kedepannya, kata Edwar, BPBD Riau terus melakukan koordinasi intensif pemda setempat lewat BPBD. Kecuali  Kabupaten Kuansing yang sampai saat ini belum memiliki BPBD sehingga pihaknya kesulitan, membangun koordinasi.

"Kuansing tidak ada BPBD. Makanya berkoordinasi melalui Satpol PP di sana," sebutnya.

Jumat (9/11/2018) direncanakan tim dari BPBD Riau berangkat  ke Indragiri Hulu, memantau daerah terdampak banjir, memberikan bantuan logistik, perahu karet dan tenda untuk pengungsi.

"Di Inhu memang dilaporkan banyak rumah terendam termasuk sekolah. Kita berupaya menanggulangi," pungkas Edwar.

Sebelumnya sejumlah daerah  juga telah mendapatkan bantuan sama..

Sementara itu waduk PLTA Koto Panjang juga mengalami tekanan air yang cukup besar.

 “Ketika bukaan 30 sentimeter, besaran outflow rata-rata 500 meter kubik per detik. Yakni outflow pintu pelimpah 150 meter kubik per detik ditambah outflow turbin 350 meter kubik per detik. Inflow rata-rata 600 meter kubik per detik,” kata Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang, Muhammad Rusdi, Rabu (7/11/2018).

Tingginya inflow atau debit air dari hulu yang masuk ke waduk membuat meningkatnya permukaan air waduk. Tercatat, elevasi waduk pada Rabu pagi, setinggi 83,00 MDPL. ***


Redaktur: Oce E Satria



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook