Ada Mayat Nyangkut di Jembatan Jondul

Senin, 12 November 2018 - 15:56 WIB   [128 Klik]

Ada Mayat Nyangkut di Jembatan Jondul

arga Jondul Lama digegerkan dengan penemuan mayat yang nyangkut di penyangga jembatan.

PEKANBARU--Warga Jondul Lama, Pekanbaru, Senin (12/11) pagi dibuat geger. Di bawah Jembatan  Sungai Sail, penghubung Kecamatan Limapuluh dengan Kecamatan Tenayan Raya ditemukan sesosok mayat seorang pria tak dikenal.

Mayat yang dalam posisi telungkup itu tersangkut di penyangga jembatan. Kondisi tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Pertama kali mayat itu ditemukan pedagang sayur, Zainal Mustopa. Mulanya, ia mengira jasad pria tanpa identitas alias Mr X tersebut adalah boneka atau bantal.

‘’Awalnya saya buang air kecil dan begitu balik, saya melihat ada benda mengapung di penyangga jembatan. Kira saya itu bantal atau boneka. Setelah dilihat, ternyata orang,’’ tutur pria 32 tahun ini.

Antara panik dan takut, Zainal langsung memberitahukan penemuan mayat itu kepada satpam. Kebetulan sedang berjaga di Perumahan Jondul Lama.

‘’Kalau dilihat sekilas, kayaknya bukan orang sini (Mr X). Saya sudah lama berjualan di sini, tidak pernah melihatnya di daerah sini," tutur Zainal.

Dari mulut ke mulut, kabar penemuan mayat itu menyebar. Dalam hitungan menit, warga sudah ramai di tempat kejadian untuk melihat secara langsung.

Tak lama kemudian, polisi yang mendapat laporan dari warga tiba di tempat kejadian. Usai melakukan olah TKP, jasad korban dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Ipda Lukman saat ditemui mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait identitas dan penyebab kematian korban.

"Ini langsung kita lakukan penyelidikan. Identitas dan penyebabnya belum kita ketahui. Jasadnya sudah di RS (Bhayangkara),’’ ucapnya.

Dalam temuan itu, kondisi fisik korban sudah membengkak. Adapun pakaian yang digunakannya, yakni kaos oblong dan celana pendek.

"Fisiknya sudah gembung (bengkak). Kita juga imbau kepada warga yang merasa kehilangan keluarga, agar datang ke rumah sakit atau langsung menghubungi kita," jelasnya. ***

Liputan : Fanny Rizano

Editor : Kornel Panggabean



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook