Limbah Medis RSUD Arifin Achmad Menumpuk

Selasa, 13 November 2018 - 15:59 WIB   [82 Klik]

Limbah Medis RSUD  Arifin Achmad Menumpuk

Limbah medis RSUD Arifin Achmad menumpuk karena tak dikelola.

PEKANBARU-- Sampah atau limbah medis di gedung tempat penyimpanan sementara milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih menumpuk. Informasinya, limbah yang dikategorikan berbahaya dan beracun itu, sudah berbulan-bulan tidak diangkut.

Direktur RSUD Arifin Achmad Nuzelly Husnedi ketika dikonfirmasi koranmx.com, Selasa (13/11) siang mengatakan, perkara limbah medis itu sudah ditangani oleh pihak ketiga dan sekarang dalam proses pengangkutan.

‘’Proses pengangkatan kan ada prosedurnya, jadi harus kita ikuti aturan dari pihak ketiga. Yang jelas mereka bertanggung jawab jawab,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga mengaku komitmen menyelesaikan permasalahan sampah limbah medis itu. Pastinya, permasalahan itu akan segera diselesaikan segera, agar tidak berdampak terhadap masyarakat sekitar RSUD Arifin Achmad.

‘’Masalahnya alat transportasi sedang berproses. Perencanaan yang kita buat sekarang, bagaimana itu tidak terjadi lagi. Kita pasti komitmen lah,’’ kata Nuzelly.

Terpisah, Kabag Umum RSUD Arifin Achmad mengatakan, sampah medis itu tidak bisa dimusnahkan langsung di lokasi. Dikarenakan, mesin incinerator saat ini tidak berfungsi sehingga pihaknya harus mengandalkan peran dari pihak ketiga, yakni transpoter.

‘’Yang jelas masalah bau dari sampah medis itu, sudah ditangani. Karena sampah itu sudah dibungkus menggunakan plastik,’’ ungkap Erdinal.

Pantauan koranmx.com, sampah itu sudah mulai berkurang dari tumpukan yang sebelumnya sempat menggunung. Sampah itu terdiri dari jarum bekas, botol bekas vaksinasi dan selang infus termasuk sampah lainnya.

Erdinal mengakui, rutinnya setiap minggu sampah itu diangkut setiap hari Sabtu. Namun, mobil pengangkut saat ini sedang dalam perjalanan.

Selain mengandalkan pihak ketiga. Erdinal mengungkapkan, kedepannya pihaknya berencana akan mengatasi permasalahan itu dengan cara membangun Coll Box untuk mendinginkan limbah tersebut.

‘’Alat itu akan dapat mendinginkan limbah tersebut, dengan suhu yang sudah diatur. Sehingga dapat tahan berhari-hari, sambil menunggu mobil penjemputan sampai,’’ kata Erdinal. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook