Tutup Mata Pada Kekejaman Militer Myanmar

Amnesti Internasional Cabut Penghargaan HAM dari Aung San Suu Kyi

Selasa, 13 November 2018 - 22:53 WIB   [42 Klik]

Amnesti Internasional Cabut Penghargaan HAM  dari Aung San Suu Kyi


JAKARTA---Amnesti Internaaional (AI) akhirnya mencabut penghargaan hak asasi manusia (HAM) tertinggi “Ambassador of Conscience” yang pernah diberikan kepada Aung San Suu Kyi pada 2009.

Alasan pencabutan itu, seperti disampaikan Amnesty Internasional melalui rilis ke media, Selasa (13/11/2018) karena pengkhianatan pemimpin Myanmar tersebut terhadap nilai-nilai yang pernah dibelanya.

Ahad (11/11/ 2018), Sekretaris Jenderal Amnesty International Kumi Naidoo telah mengirimkan surat pemberitahuan pencabutan  kepada Aung San Suu Kyi.

Menurut AI, seperti dikatakan Naidoo, Amnesty International melihat  kenyataan bahwa walaupun telah mencapai separuh dari masa jabatannya dan setelah delapan tahun dibebaskan dari tahanan rumah, Aung San Suu Kyi tidak menggunakan otoritas politik dan moralnya untuk menjaga HAM, menegakkan keadilan dan kesetaraan.

Suu Kyi justru menutup mata terhadap kekejaman militer Myanmar dan meningkatnya serangan terhadap kebebasan berekspresi di negara tersebut.

“Sebagai seorang ‘Ambassador of Conscience Amnesty International’, harapan kami adalah Anda melanjutkan otoritas moral Anda untuk menentang ketidakadilan dimanapun Anda melihatnya, termasuk di Myanmar sendiri,” kata Kumi Naidoo dalam surat tersebut.

“Hari ini kami sangat kecewa menyampaikan bahwa Anda tidak lagi mewakili simbol harapan, keberanian, dan pembela hak asasi manusia. Amnesty International tidak mempunyai alasan untuk tetap mempertahankan status Anda sebagai penerima penghargaan Ambassador of Conscience. Oleh karena itu, dengan sangat sedih kami menariknya dari Anda,” Kumi menambahkan. ***


Editor.  : Oce E Satria



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook