Sebelum Tenggelam, Sempat Video Call

Selasa, 04 Desember 2018 - 15:49 WIB   [25 Klik]

Sebelum Tenggelam, Sempat Video Call


BIDANG Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Riau berhasil mengidentifikasi tiga mayat yang terapung di perairan Pambang Pesisir, persisnya depan Parit 2, Kecamatan Bantan, Bengkalis.

Jenazah terakhir yang terindikasi adalah Marian Suhadi warga Jalan Dusun Getek II Nomor 465, Kelurahan Pantai Cermin, Kelurahan Tanjung Pura, Kota Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Jenazah pria 24 tahun ini, Senin (3/12) malam sudah dibawa pihak keluarga ke kampung halaman.

Almarhum ini, dijemput pamannya Fajar Sembiring ke RS Bhayangkara Polda Riau. Suasana kesedihan tampak menyelimuti keluarganya yang datang menjemput jenazah korban.

Fajar menceritakan, sebelum pulang ke Indonesia melalui perairan Bantan, Bengkalis. Marian berkomunikasi melalui vidio call dengan pihak keluarga.

Saat itu, sambil menunjukkan tiket kapal. Marian mengatakan, pulang karena sedang sakit.

‘’Sebelum pulang, almarhum sempat vidio call dan mengabarkan sedang sakit,’’ ungkap Fajar, saat ditemui DI RS Bhayangkara Polda Riau.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK, Selasa (4/12) siang mengungkapkan, sampai saat ini sudah tiga jenazah dari sembilan yang ditemukan dapat diidentifikasi tim Bidokkes Polda Riau.

‘’Kita pastikan sudah tiga jenazah yang berhasil kita identifikasi,’’ ungkap Sunarto.

Menurut Sunarto, proses identifikasi dilakukan dengan cara pengecekan berdasarkan data propertis dan data medis serta proses register.

Sebelumnya, sejak Sabtu (24/12) lalu ditemukan sembilan mayat terapung di perairan Bengkalis.

Dua jenazah lainnya yang sudah diketahui identitasnya, masing-masing Ujang Chaniago (48) kelahiran Padang, tercatat sebagai warga Lubuk Nyiur Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

Saat ditemukan, korban ini mengenakan  baju kemeja lengan panjang motif garis-garis warna coklat, maron dan cream. Kemudian, mengenakan celana bahan warna hitam dan jaket warna coklat serta mengenakan ikat pinggang merk KLWS (kale wan Shan). Dengan tinggi sekitar 174 sentimeter.

‘’Jenazah ini ditemukan pada Kamis (29/11) di perairan Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan,’’ ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK.

Mayat kedua diketahui merupakan seorang wanita, dengan identitas Maya Karina (37) kelahiran Mojokerto. Korban ini diketahui bertempat tinggal di Mentikan RT.020 RW.02 Desa/Kelurahan  Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto.

Saat ditemukan korban ini menggunakan jaket sweater warna merah dan baju kaos oblong warna hitam abu-abu bertuliskan DCSHOESIUSA. Kemudian menggunakan celana jeans panjang warna biru Dongker bertuliskan MISUNY Tropis, dengan tinggi badan sekitar 150 sentimeter.

Tindaklanjut yang dilakukan saat ini, sebut Sunarto, pihaknya melakukan identifikasi terhadap mayat yang telah ditemukan dan dilakukan outopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru.

Kemudian, melakukan pengecekan kepada keluarga yang telah teridentifikasi siapa saja penumpang kapal serta siapa yang membawa kapal yang tenggelam pada saat itu. Selanjutnya, melakukan lidik terhadap dua orang yaitu Jamal dan Boboi apakah mereka ada kaitannya dengan penemuan mayat tersebut.

‘’Kita juga sudah mendirikan posko pengaduan masyarakat, di RSUD Bengkalis dan Rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru. Kemudian, melakukan koordinasi dengan Police Marine Malaysia terkait kejadian tersebut,’’ beber Sunarto.

Selain itu, hingga kini masih dilakukan proses identifikasi terhadap keenam jenazah lainnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook