400 Pedagang Pindah ke Pasar Higienis

Selasa, 04 Desember 2018 - 15:52 WIB   [21 Klik]
Redaktur : Kornel Panggabean

400 Pedagang Pindah ke Pasar Higienis

Kondisi kawasan seputar Pasar Kodim usai pemindahan para pedagang ke Pasar Higienis.

PEKANBARU—Pemerintah Kota Pekanbaru memindahkan sebanyak 400 pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan jalan di Pasar Kodim ke Pasar Higienis, Selasa (4/12).
"Mulai Selasa subuh tadi empat badan Jalan Alamuddinsyah, Teratai, Seroja, dan Ahmad Yani sudah bersih dari PKL," kata Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono.

Agus Pramono menjelaskan penertiban PKL sejauh ini berjalan lancar dan terkendali, di mana pedagang yang biasa berjualan di badan empat jalan tersebut berangsur masuk berjualan di Pasar Higenis yang jaraknya tidak jauh dari lokasi awal.

Pihaknya sebelum melakukan penertiban terlebih dahulu memberikan surat peringatan kepada lebih dari 400 pedagang yang berjualan di badan jalan agar secara mandiri pindah dan masuk ke dalam pasar. Mereka diberi batas waktu hingga Senin (26/11)," ucap Agus.

Hal ini juga sekaligus menindaklanjuti hasil rapat gabungan bersama instansi terkait perihal penertiban kembali pedagang kaki lima di sekitar Pasar Senapelan.

Penertiban ini dilakukan guna melaksakan tugas sebagai penegak peraturan daerah dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat.

"Upaya pemberian peringatan melalui selebaran tersebut kami lakukan agar para pedagang dapat segera memindahkan dagangannya. Tujuannya agar mereka bisa memindahkan sendiri tanpa harus ditertibkan oleh petugas," katanya.

Sebelumnya diketahui  baru  sekitar 120an pedagang kaki lima (PKL) yang mendaftar untuk dipindahkan ke Pasar Higienis dan Kodim. Jumlah itu  masih setengah dari 227 PKL yang ada di pasar tersebut.

“Sudah 120 lah, dari 227 PKL yang ada,” kata  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut.

Sementara itu, Pasar Higienis sendiri tampaknya masih butuh beberapa perbaikan yang harus dilakukan seperti pemasangan pintu WC, pemasangan lampu dilantai dua, dan keran air yang belum berfungsi.

Pedagang juga meminta agar pihak Pemko merobohkan pagar tembok bagian luar pasar, sehingga pelanggan bisa melihat pedagang dari luar. Selain itu, dia juga meminta dinding yang menjadi los jualan ikan dibobol atau hanya dibangun menjadi pagar rendah saja.

Terkait hal ini, DPP Kota Pekanbaru mengatakan hal itu seharusnya bukan masalah besar. Fasilitas tersebut nantnya akan ditambahkan, seiring waktu sambil ditempati oleh para pedagang.

“Pedagang tempati saja dulu pasarnya, nanti sambil jalan kita akan lengkapi fasilitasnya,” tambah Ingot.

Sementara itu, tentang para pedagang yang meminta agar dinding pasar dirobohkan, Ingot menjelaskan pihaknya harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait lainnya. Karena Disperindag tidak bisa mengambil keputusan sepihak.

“Kita akan diskusikan dulu. Kita usul hapus dari aset dulu kebagian aset. Baru bisa dirobohkan,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah SH berharap agar seluruh PKL dapat diakomodir dan pindah kedalam Pasar Higienis yang telah disediakan Pemko. Dan apa yang menjadi harapan para pedagang dapat ditampung dan diakomodir Pemko dalam hal ini DPP.

“Kita harap pedagang dapat berjualan di Pasar Higienis yang sudah disediakan Pemko. Dan untuk DPP, diharapkan dapat mengakomodir permintaan pedagangan agar pedagang nyaman berjualan dan para pembeli juga nyaman berbelanja di Pasar Higienis tersebut,” tutupnya. =MX11



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook