APBD Siak Telah Sah, Indra Minta OPD Segera Action

Selasa, 04 Desember 2018 - 16:05 WIB   [39 Klik]

APBD Siak Telah Sah, Indra Minta OPD Segera Action


SIAK—Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Siak tahun 2019 telah disahkan beberapa waktu lalu. Proses verifikasi oleh  provinsi juga sudah usai.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) langsung action dengan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga nantinya realisasi pembangunan bisa dilaksanakan sejak dari awal tahun.

Disampaikam Indra, pihaknya dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sampai marathon melakukan pembahasan demi percepatan pengesahan APBD. Tujuan intinya adalah supaya serapan APBD maksimal dan realisasi pembangunan dilaksanakan dengan cepat juga sehingga hasilnya bisa segera dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Jangan leha-leha, apa gunanya APBD disahkan dengan cepat bila tidak diiringi oleh percepatan realisasinya di lapangan. Untuk itu, setiap OPD harus sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya mulai sekarang,” tegas Indra kepada Pekanbatu MX, kemarin di Siak.

Indra menegaskan, pihaknya di DPRD Siak akan sangat kecewa bila percepatan pengesahan APBD tidak diimbangi oleh cepatnya realisasi di lapangan. Karena lambatnya realisasi berarti lambat pula mewujudkan aspirasi masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan bersama.

“Masyarakat harus dijamin haknya untuk segera menikmati efek dari pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah yang merupakan usulan masyarakat melalui pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan serta DPRD siak. Tentu kita akan sangat kesal, bila percepatan pengesahan APBD tidak diimbangi oleh percepatan kinerja di lapangan,” seru politisi Golkar ini.

Untuk diketahui, DPRD Siak mengesahkan APBD Siak 2019 sebesar Rp1,9 triliun. Pengesahan dilaksanakan dalam rapat paripurna, Kamis (8/11) dipimpin Ketua DPRD Siak Indra Gunawan dan dua wakilnya Sutarno serta Hendri Pangaribuan.

Pengesahan ini, setelah dilakukan pembahasan secara maraton antara Banggar DPRD dengan TAPD Siak dengan memperhatikan keserasian antara penerimaan dan belanja daerah sehingga didapatkan angka pendapatan daerah sebelum pembahasan Rp1,8 triliun dan sesudah pembahasan menjadi Rp1,9 triliun. =MX16



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook