10 Desember Wan Gubernur Defenitif

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:37 WIB   [14 Klik]

10 Desember Wan  Gubernur Defenitif


PEKANBARU--Beberapa hari lalu Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau resmi memberikan gelar Adat Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H Al Azhar, pemberian gelar kepada Presiden RI Jokowi tersebut merupakan salah satu penghargaan dan juga terimakasih kepada Presiden RI yang telah banyak berjasa untuk Riau, di antaranya pembebasan Riau dari bencana kabut asap yang hampir 17 tahun melanda Riau.

Penerbitan Peraturan Presiden RI Nomor 86 Tahun 2018 tentang Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang membuka peluang yang luas bagi masyarakat adat Melayu Riau untuk mengurus pengakuan berbentuk sertifikat milik bersama atas tanah adatnya.

Blok Rokan, salah satu ladang minyak di Provinsi Riau, yang hampir seabad dikelola oleh perusahaan asing, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dikelola oleh Pertamina setelah tahun 2021, dan beberapa jasa lainnya.

Pemberian gelar yang akan diresmikan pada tanggal 15 Desember 2018 dan sudah diterima oleh Presiden RI Jokowi tersebut, juga memberikan banyak berkah bagi Riau, di antaranya mendapatkan kepastian penetapan Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim menjadi Gubernur Riau defenitif yang telah dinyatakan melalui surat dari Sekretaris Negara (Setneg) kepada pemerintahan provinsi yang akan dilantik tanggal 10 Desember 2018 depan.

Hal ini juga dibenarkan, Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, jika pelantikan itu sedang dipersiapkan dan sedang dibahas oleh pemerintah pusat dalam rapat persiapan pelantikan Gubernur Riau dan juga Gebernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, di kantor Setneg Jakarta. Dimana rapat tersebut juga dihadiri lansung oleh Setdaprov Riau Ahmad Hijazi.

“Sesuai surat yang diterima dari Setneg, Insya Allah pelantikan akan dilaksanakan pada 10 Desember depan,” kata Ahmad Syah.

Pelantikan defenitif Gubri ini katanya sesuai sisa masa bakti Gubri Priode 2014-2019 tampa didampingi wakil gubernur, karena sisa Akhir Masa Jabatan (AMJ) Plt Gubernur Riau tidak sampai 18 bulan sesuai aturan yang berbeda dengan Gubernur Bengkulu yang masuk dalam aturan 18 bulan.

“Pelantikan Wan Thamrin ini juga beda dengan zaman Gubernur Andi Rachman sebelumnya, karena AMJ-nya 18 bulan lebih, maka diusulakn pak Wan Thamrin sebagai wakil,” jelasnya berharap pelantikan kedepan berjalan sukses dan lancar. ***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook