Terkait Anggaran Rp1,6 Miliar

Diskominfo Diminta Transparan Gunakan Anggaran

Rabu, 05 Desember 2018 - 17:00 WIB   [52 Klik]

Diskominfo Diminta Transparan Gunakan Anggaran


BANGKINANG—Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri meminta Dinas Komunikasi Informatiak dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar, transparan dalam menggunakan anggaran publikasi yang dikelolanya. Apalagi jika dalam anggaran itu ada untuk liputan jurnalis yang bertugas.

‘’Tugas Diskominfo sekarang menjadi corong media massa yang bertugas di Kabupaten Kampar. Karena itu jangan sampai ada hak wartawan disana tidak diberikan,’’ ujarnya, Rabu (5/12).

Fikri menyebutkan, mengenai keluhan dari berapa rekan-rekan media massa, terhadap kinerja yang dilakukan Diskominfo.

‘’Untuk itu kinerjanya perlu diperbaiki lagi sebagai corong informasi publik,’’ ungkapnya.

Ketua Golkar Kampar ini juga meminta, jangan ada penyimpangan anggaran publikasi. Karena jika Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kampar sudah mempertanyakan, tentu ada kejanggalan yang terjadi.

‘’Mudah-mudahan tidak ada penyelewengan. Harapan saya tidak ada ketimpangan,’’ pungkasnya.

Diskominfo Kabupaten Kampar, kata Fikri, diminta dapat menghargai teman-teman jurnalistik yang bertugas. ‘’Sebab tanpa ada campur tangan wartawan, tidak mungkin, program pemerintah bisa diketahui masyarakat luas,’’ tegasnya.

Sebelumnya Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kampar, mempertanyakan anggaran penyeberlauasan informasi penyelenggaraan pemerintah daerah Rp1,6 miliar. Yang dikelolah oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar.

Menurut Ketua AJOI Kampar Mahnizar, Diskominfo Kampar harus transparan dalam pengelolaan anggaran yang nilai cukup besar tersebut. Karena diduga banyak kejanggalan.

‘’Jika benar anggaran sebesar itu kami meminta kegunaannya dijelaskan. Karena anggara publikasi ini tidak pernah jelas selamai ini. Bahkan radio milik Pemkab Kampar saja sudah lama tidak mengudara, disebabkan tidak memiliki izin,’’ ujarnya.

Sekretaris Diskominfo Kampar Herry Indra Mulya, mengatakan dalam pesan Whatsapp bahwa anggaran yang ada di sirup.lkpp.go.id, dientri, menurutnya untuk media online, Advetorial cetak, media khusus, media nasional, TV Nasional swasta, TV daerah swasta dan LPP Radio daerah dan swasta.  =MX19



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook