Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Usai Diperiksa 11 Jam

Kamis, 06 Desember 2018 - 23:44 WIB   [57 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Usai Diperiksa 11 Jam

Habib Bahar bin Smith memasuki gedung saat akan diperiksa polisi, Jakarta, Kamis (6/12). [Sumber foto: https://bit.ly/2rnCYHx]

KORANMX.COM, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Syahar Diantono, mengatakan, penyidik sudah menemukan adanya alat bukti terkait materi ceramah Habib Bahar bin Smith di Palembang, Sumatera Selatan yang bernada menghina Jokowi. "Penyidik sudah menemukan alat bukti terkait itu," kata dia kepada awak media, Kamis (6/12/2018).

Pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.

Status perkara Bahar yang ditangani Kepolisian Indonesia saat ini  naik ke tahap penyidikan dan polisi sudah memeriksa 11 saksi dan empat ahli dalam kasus ini.

Kabar ditersangkakannya Habib Bahar dibenarkan kuasa hukumnya, Sugito Atmo Pawiro. Tapi tidak ada penahanan yang dikenakan penyidik pada yang bersangkutan.

"Hasilnya beliau ditetapkan tersangka. Tadi habib sudah duluan karena ada keperluan," kata Kuasa Hukum Habib Bahar, Sugito Atmo Pawiro di Mabes Polri.

Dari hasil pemeriksaan para saksi tersebut, diketahui video berisi ujaran kebencian Bahar yang dipermasalahkan merupakan video rekaman ceramah Bahar pada 8 Januari 2017 dalam peringatan Maulid Nabi, di Palembang, Sumatera Selatan.

Kasus tersebut dilaporankan oleh Sekjen Jokowi Mania, Laode Kamaruddin. Atas dugaan kejahatan terhadap penguasa umum dan ujaran kebencian. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/1551/XI/2018/BARESKRIM pada tanggal 28 November 2018.

Laporan yang sama juga dilayangkan oleh Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya. Laporan dugaan penghinaan terhadap Jokowi itu diterima dengan Nomor LP/6519/XI/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal pada 28 November 2018.

Habib Bahar datang ke Bareskrim Polri di gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakpus, sekitar pukul 11.25 WIB, siang.

Sebelumnya Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono mengatakan pemeriksaan ini berdasarkan kasus yang ditangani atas laporan terhadap Habib Bahar.

"Jadi pemeriksaan HBS ini saya tekankan adalah terkait dengan sangkaan tindak pidana UU No 40 tahun 2008 Pasal 16 juncto Pasal 4B angka 2 tentang pembebasan diskriminasi ras dan etnis. Itu pemeriksaannya, undang undang itu," kata Kombes Syahar.

Kuasa hukum Habib Bahar bin Smith lainnya, Mahendradatta lewat cuitannya di twitter, Kamis (6/12) malam mengungkapkan perihal naiknya status Habib Bahar menjadi tersangka.

"Alhamdulillah walaupun Habib Bahar ditingkatkan Pemeriksaannya sbg Tersangka tp pihak Bareskrim memandang tidak perlu ada upaya paksa (penahanan). Dgn demikian memberikan keleluasaan bagi kami mempersiapkan Pembelaannya di Proses lebih lanjut. Bagaimanapun,terima kasih pak Polisi," cuit Mahendradatta.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook