Kekalahan Pertama City di Tangan Chelsea 0 - 2

Minggu, 09 Desember 2018 - 04:30 WIB   [63 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Kekalahan Pertama City di Tangan Chelsea 0 - 2

David Luiz merayakan golnya ke gawang Manchester City dalam pertandingan dini hari tadi. [Foto: theguardian.com]

KORANMX.COM, LONDON -- Chelsea secara mengejutkan berhasil memberikan kekalahan pertama bagi Manchester City di Premier League musim ini. Bermain di Stamford Bridge pada pekan ke-16 Premier League, Ahad (9/12/2018) dini hari WIB, Chelsea menang dengan skor 2-0.

Permainan Chelsea terbukti sebagai anti-taktik untuk Man City. Kedua tim menerapkan taktik yang serupa tapi tak sama, Chelsea tampil lebih efektif saat mendapatkan peluang.

Terbukti, peluang Chelsea tak banyak tetapi Eden Hazard dkk. tetap begitu percaya diri. Chelsea seolah membiarkan Man City mendominasi penguasaan bola, hanya skuad Chelsea lebih efektif saat memanfaatkan peluang.

Secara taktis, Sarri melakukan sesuatu yang mirip dengan Guardiola dengan garis depan Chelsea, dengan Eden Hazard bermain di tengah dan Álvaro Morata bahkan tidak ada di antara pemain pengganti mereka.

Awalnya, bagaimanapun, itu tidak mudah untuk mengukur keberhasilan percobaan ini, hanya karena tim tuan rumah merasa sulit untuk menciptakan momentum apa pun. Peran utama seolah beralih ke Sarri, namun beberapa momen sikapnya seakan mengatakan dia tidak terlalu menikmati peran utamanya.

Permainan belum mencapai  setengah jam dan, pada tahap itu, tidak banyak orang yang bisa membayangkan Guardiola akan berjalan ke lapangan pada waktu penuh untuk mengucapkan selamat kepada para pemain tim warna biru yang lebih gelap.

Babak Pertama

Inisiatif menyerang langsung dipertontonkan Manchester City begitu pluit wasit memerintahkan memulai pertandingan. Oleh City, permainan Chelsea dialayani seperti kebiasaan mereka yakni megandalkan penguasaan bola dan umpan kaki ke kaki.Hanya saja, Chelsea merespons dengan menerapkan membentengi garis pertahanan secara ketat.

Permainan dimulai dengan tempo yang cukup tinggi tetapi kedua tim belum benar-benar mengancam di awal laga. Man City memang lebih ofensif tetapi Chelsea bisa bertahan dengan baik.

Sejak ditangani Maurizio Sarri, Chelsea memang lebih mengutamakna penguasaan bola dan pergerakan tanpa bola. Taktik ini sebenarnya mirip dengan prinsip Guardiola. Inilah sebabnya laga ini berjalan seimbang.

Stamford Bridge cukup tenang. Peluang terbaik pada pertandingan itu baru hadir di menit ke-33 saat Leroy Sane menggiring bola sampai ke dalam kotak penalti Chelsea tetapi tetap tak ada gol yang tercipta.

Aliran bola Chelsea tak berjalan baik. Bola berulang kali harus kembali pada Kepa Arrizabalaga untuk membangun serangan. Bahkan saat melakukan itu skuat Chelsea terus ditekan pemain-pemain Man City yang menerapkan tekanan tinggi.

Hingga menit ke-41 tak ada percobaan tembakan dari Chelsea sementara Man City sudah mencatatkan empat percobaan dengan satu tepat sasaran.

Meski demikian, Chelsea yang tertekan justru membuat kejutan. Berawal dari tekanan skuat Man City di wilayah bertahan Chelsea, David Luiz melepaskan umpan jauh ke Pedro di sisi kanan penyerangan The Blues.

Pedro kemudian mengalihkan serangan ke sisi kiri, yang diterima Willian. Bola kemudian diterima Eden Hazard yang langsung melepaskan umpan cut-back pada ruang kosong di tengah kotak penalti yang disambut tendangan keras N'Golo Kante.

Statistik ternyata tak begitu penting. Terbukti, Chelsea berhasil mencetak gol dengan peluang pertama dan tembakan ke gawang pertama yang mereka ciptakan. Pertandingan memasuki waktu turun minum.


Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Chelsea tampil lebih agresif. Pemain bertahan The Blues tak takut memainkan bola di wilayah mereka sendiri meski skuat Chelsea terus memberikan tekanan.

Chelsea tampaknya sengaja menarik skuat Man City maju ke depan untuk kemudian melepaskan umpan jauh ke penyerang sayap yang memulai serangan cepat. Taktik ini terbukti mampu membahayakan pertahanan Man City.

Di sisi lain, Man City masih menguasai bola tetapi tak banyak yang bisa mereka perbuat. Kreativitas skuat Man City tampak buntu, Guardiola bahkan mencoba mengganti beberapa pemain untuk menyesuaikan dengan permainan Chelsea.

Terus menyerang, skuat Man City mulai lengah dalam bertahan. Berawal dari tendangan sudut di sisi kanan pertahanan Man City, David Luiz berhasil mengelabui banyak pemain bertahan Man City untuk melepaskan sundulan apik ke sudut gawang Ederson.

Chelsea 2-0 Man City di menit ke-78. Gol kedua datang dari tendangan sudut pertama Chelsea pada pertandingan tersebut.

Chelsea mengajari Man City soal efektivitas. David Luiz jadi salah satu pemain terbaik di laga tersebut: memulai pergerakan untuk gol pertama, mencetak gol kedua, serta bertahan dengan kukuh.

Skor 2-0 untuk kemenangan Chelsea tak berubah hingga wasit mengakhiri pertandingan. Persaingan papan atas Premier League musim ini kembali berubah.[theguardian, daylimirror, bola.net] ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook