Puting Beliung Disertai Hujan Lebat Hancurkan 9 Rumah di Inhil

Kamis, 03 Januari 2019 - 17:10 WIB   [541 Klik]
Reporter : Prasuyitno
Redaktur : Oce E Satria

Puting Beliung Disertai Hujan Lebat Hancurkan 9 Rumah di Inhil

Tampak warga sedang bergotong royong membantu mengevakuasi barang-barang korban akibat angin puting beliung. [Foto: Yetno/MX]

KORANMX.COM, INHIL--Sebanyak 9 unit rumah warga di tiga lokasi di Desa Tanjung Lajau,  Kecamatan Kuindra,  Kabupaten Inhil porak poranda diterjang angin puting beliung,  Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kali ini. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp50 juta rupiah.

Lokasi pertama yang diterjang angin tersebut adalah deretan rumah di Jalan Pasar. Di situ ada 5  rumah yang rusak. Pemiliknya diketahui bernama Heri alias Aseng (45) Tedi alias Aleng (55) Abdul Yatim (58),  Adrianto (38), dan Hendi (38).

Lokasi kedua di RT09, Parit Dasak Hulu. Ada 3 rumah yang rusak,  milik Rajali (42) Lasiah (63), dan Roslan (60).

Terakhir di lokasi ketiga di Sungai Jelutung Lima, Dusun Kampung Beringin. Di sini satu  rumah warga bernama Fauzi (48) juga rusak diterjang angin puting beliung.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH melalui Ps Paur Humas Aiptu Giri Wahyudi saat dikonfirmasi koranmx.com membenarkan adanya bencana angin puting beliung tersebut.

"Iya betul,  kejadiannya tadi malam. Tidak ada korban jiwa dalam musibah angin puting beliung ini," katanya.

Dijelaskan Aiptu Giri, musibah angin puting beliung itu terjadi di saat cuaca dalam keadaan hujan lebat.

Tanpa disadari masyarakat yang saat itu tengah beristirahat, tiba-tiba saja datang dari arah perairan angin puting beliung.

"Atap rumah bertebangan,  sehingga membuat warga berlarian menyelamatkan diri masing-masing," tambahnya.

Tak sampai disitu saja,  rumah yang rata-rata terbuat dari kayu sebagian ambruk akibat hantaman angin super kencang tersebut.

Saat ini aparat dan pemerintah setempat sedang membantu melakukan perbaikan rumah warga yang mengalami musibah.

Sementara korban yang rumahnya hancur akibat angin tersebut diungsikan ke rumah sanak saudara atau tetangga. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook