Tak Diberitahu Kabar PHO Proyek 2 Puskesmas

Kajari Kampar Meradang ke Dinkes

Jumat, 04 Januari 2019 - 19:32 WIB   [172 Klik]
Reporter : Aulia MH
Redaktur : Oce E Satria

Kajari Kampar Meradang ke Dinkes

Kajari Kampar Dwi Antoro saat penandatanganan MoU TP4D dengan Bupati Azis Zaenal beberapa waktu lalu. [Foto:Aulia/MX]

KORANMX.COM, BANGKINANG - Kepala Kejaksaan Negari (Kajari) Kampar Dwi Antoro SH MH meradang. Pasalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kampar melalui tim PHO tidak memberi tahu bahwa Proyek Puskesmas Kampa dan Puskesmas Rumbio yang sudah selesai masa kontraknya.

"Saat mereka akan melakukan Provisional Hand Over (PHO) juga tidak ada pemberitahuan surat  dari pihak Dinas Kesehatan, yang berwenang," ujar Dwi Antoro kesal ketika dijumpai koranmx.com, Kamis (3/1/ 2018) kemarin.

Ia menyebutkan, mereka datang ke sini untuk minta pendampingan dan pengawalan oleh tim TP4D Kejari Kampar. "Tapi saat proyek selesai tidak ada kejelasan sejauh mana laporannya," sesalnya.

Sekarang yang ditanyakan, kata Kejari Kampar, jika proyek tetap lanjut, sedangkan masa kontrak sudah habis. "Tentunya  ada denda yang harus dibayarkan. Untuk itu perlu jelas juga," ungkapnya.

Kejari Kampar juga menyebutkan, tujuan dari TP4D ini dilaksanakan agar dalam perkerjaan tidak menyalahi aturan. Itulah keinginan dari pemerintah agar program berjalan dengan baik. "Untuk itulah kita dari Kejari Kampar membantu memberikan arahan soal aturan," kata Dwi.

"Sebenarnya dalam hal kegiatan TP4D ini yang perlu saling menghargai saja, karena kita hanya memberikan pengawalan saja. Jadi tolong saling menghargai itu saja," tambahnya.


Bayar Sesuai Bobot Pekerjaan

Sebelumnya Plt Bupati Kampar Catur Sugen Susanto, memberikan peringatan keras kepada seluruh dinas di Pemkab Kampar. Hal ini terkait dengan kegiatan proyek 2018, yang perkerjaan melewati kontrak kerja.

"Saya ingatkan, pekerjaan proyek melewati kontrak kerja, jangan dibayarkan 100 persen . Bayarkan saja sesuai bobot pekerjaan yang selesai, sesuai jatuh akhir masa kontrak," kata Catur Sugeng kepada koranmx.com.

Ia mengatakan, memasuki awal Tahun 2019, dirinya akan melakukan evaluasi seluruh pekerjaan proyek yang dilaksanakan Tahun 2018.

"Saya ingin seluruh dinas yang ada taat dalam aturan dan jangan melanggar aturan," jelasnya.

Catur Sugeng, menambahkan ditahun 2018 lalu ada berapa proyek prioritas yang perkerjaan akan dipantau. "Jadi amat disayangkan, jika pekerjaannya tidak terlaksana dengan baik," ucapnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook