Polisi Bantah Geruduk Rumah Andi Arief di Lampung

Sabtu, 05 Januari 2019 - 12:35 WIB   [80 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Polisi Bantah Geruduk Rumah Andi Arief di Lampung


KORANMX.COM, JAKARTA – Polisi membantah adanya penggerebekan rumah diduga milik petinggi Partai Demokrat, Andi Arief di Lampung.

Bantahan tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

"Enggak ada penggrebekan,” ujar Dedi kepada awak media, Jumat (4/1).

Namun, Dedi menjelaskan bahwa anggota Polda Lampung hanya melakukan pengecekan apakah benar itu rumah yang dihuni Andi Arief.

“Itu rumah dicek karena ramai info di media. Setelah dicek rumah itu sudah dijual tahun 2014 dan bukan milik dia (Andi) lagi,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief lewat twitnya di Twitter mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk.

“Rumah saya di Lampung digeruduk dua mobil Polda mengaku cyber,” cuit Andi dalam akun media sosial Twitter @AndiArief pada Jumat (4/1/2019) kemarin.

Politisi Demokrat ini pun meminta bantuan pada Kapolri agar tidak melakukan hal tersebut.

Andi Arief mengatakan dirinya akan bersedia hadir apabila dipanggil polisi.

“Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan. Pak Kapolri, jangan kejam terhadap rakyat. Salah saya apa,” kicau Andi.

Kasus yang menggegerkan jagad perpolitikan tanah air  ini bermula saat Andi melalui akun Twitternya meminta agar kabar adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok itu dicek.


"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tangjung Priok, supaya tak fitnah harap dicek kebenarannya," cuit Andi Arief pada Rabu pukul 20.05. Cuitan itu kini sudah dihapus.

Kabar hoax yang beredar itu menyebut ada 70 juta surat suara yang sudah dicoblos di nomor urut 01 dalam tujuh kontainer. Di rekaman itu juga menyebutkan surat suara itu berasal dari China dan sudah disita TNI AL.

Setelah mengecek langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok, KPU memastikan jika kabar adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah bohong. "Tidak ada, itu tidak benar, tidak ada TNI AL yang menemukan itu dan tidak benar KPU telah menyita," ujar Ketua KPU Arief Budiman seusai sidak di Tanjung Priok, Rabu (2/1/2019), malam.

Sebelum cuitan ini, Andi juga pernah bikin heboh dengan cuitannya yang menuduh ada mahar atas dipilihnya Sandi sebagai cawapres  Prabowo. Saat itu Andi terang-terangan melempar cap "jenderal kardus" kepada Prabowo. Namun hingga kini Andi Arief tak mampu membuktikan tuduhannya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook