Padahal Masih Tahap Pengerjaan

Bangunan SPAM Durolis Runtuh

Minggu, 06 Januari 2019 - 15:35 WIB   [311 Klik]

Bangunan SPAM Durolis Runtuh

Inilah salah satu bangunan SPAM Durolis di Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil yang runtuh.

ROHIL--Tidak ada angin tidak ada badai, tiba-tiba proyek Stasiun Penyaluran Air Minum (SPAM) Dumai-Rohil-Bengkalis (Durolis) yang berada di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, runtuh dengan sendirinya.

Informasi dirangkum, salah satu bangunan di area SPAM Durolis itu runtuh pada Jumat (4/1) sekira pukul 23.30 WIB. Dimana pengerjaan bangunan itu diresmikan pada Senin (21/8) tahun 2017 lalu oleh Arsyad Juliandi Rachman yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Riau.

Pengerjaan SPAM Durolis tersebut didanai oleh 3 APBD, yakni APBD Rokan Hilir, APBD provinsi dan APBN atau dari pemerintah pusat yang menelan dana senilai Rp623 miliar.

Sementara Kabupaten Rohil sendiri telah menyiapkan sedikitnya Rp34 miliar dana dari APBD untuk pelaksanaan pembangunan tahap I dari IV tahap yang direncanakan untuk pemasangan Jaringan Distribusi Pembagi (JDP) sambungan ke rumah-rumah masyarakat.

Informasi dari masyarakat setempat Br mengatakan kepada awak media, bahwa pada Jumat (4/1) sekira pukul 23.30 WIB pekerjaan SPAM yang terletak di pinggir sungai tiba-tiba runtuh tanpa ada angin dan hujan saat kejadian tersebut.

Mendapat informasi itu, sejumlah awak media pada Sabtu (5/1) sekira 15.00 WIB menuju ke tempat TKP bermaksud mencari kepastian kejadian itu.

Hanya saja, dihalangi oleh sekuriti dan salah satu oknum LSM bernama Hafis langsung mengatakan, dilarang masuk meliput ke dalam, karena lagi ada pekerjaan.

Karena ramai beberapa media lokal datang ke tempat masuk pintu gerbang pekerjaan SPAM Durolis, oknum LSM bernama Hafiz langsung mengaku ia sebagai humas pada pengerjaan SPAM Durolis tersebut.

Saat ditanya kepada Hafiz, penyebab kenapa bangunan tersebut runtuh, berdasarkan laporan warga bahwasannya ada salah satu bangunan lebih kurang 3 lantai runtuh.

Oknum LSM yang bernama Hafiz mengatakan, bahwa pihaknya belum ada menggunakan uang negara.

Karena tidak menyambung pertanyaan Humas Hafiz, kemudian awak media menanyakan sambil menunjukan gambar salah satu bangunan yang runtuh ke hadapan Hafiz.

“Ini salah satu bangunan yang runtuh. Pertanyaan kami apa benar bangunan tersebut termasuk area SPAM Durolis,” tanya salah seorang awak media. Kemudian, Hafiz menjawab iya hanya satu lantai, bukan 3 lantai.

Diduga, perusahaan mencoba menutupi kejadian itu, dan sengaja menutupi runtuhnya salah satu bangunan tersebut. Padahal proyek SPAM Durolis dianggarkan pada tahun 2017 Dinas PU Provinsi Riau menganggarkan pembangunan jaringan distribusi utama Tanah Putih Tanjung Melawan senilai Rp50.095.430.000 yang dimenangkan  PT Risa Lisca yang beralamat di Jakarta Pusat dengan nilai kontrak Rp48.370.810.000 dan Konsultan Pengawas PT Riau Multi Cipta Dimensi Rp677.495.000.

Sedangkan di tahun anggaran 2018 Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Riau menganggarkan pembangunan jaringan distribusi utama dari Boostar Kabupaten Rohil ke Kota Dumai senilai Rp20.000.000.000 yang dimenangkan PT Sangkuriang Karya Semesta beralamat di Bandung dengan nilai kontrak Rp17.537.700.796, dan Konsultan Pengawas CV

Adhitama Karya Rp239.118.000, dan pembangunan jaringan distribusi utama dari Booster Kabupaten Rohil ke Kabupaten Bengkalis yang dimenangkan PT Shapa Abadi beralamat di Pekanbaru dengan nilai kontrak Rp12.579.863.000 dan Konsultan Pengawas PT Wandra Cipta Engineering Consultant Rp150.290.000.

Saat dikonfirmasi awak media, Bupati Rohil H Suyatno menjawab melalui Whatsapp pribadinya mengatakan, bahwa pihaknya  lagi koordinasikan kepada Pemprov Riau.

Terpisah, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, Nurmansyah SSTP MSi, ketika dikonfirmasi pada Sabtu (5/1) terkait hal itu mengatakan, bahwa ia tadi pagi ke Pujud. “Jadi belum lihat kondisi dan yang mana robohnya,” kata Nurmansyah. =mx/pr



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook