Ini Kalender Wisata Siak 2019, Februari Launching Gerhana Matahari Cincin

Kamis, 10 Januari 2019 - 07:43 WIB   [198 Klik]
Reporter : Yanti Sugrianti
Redaktur : Oce E Satria

Ini Kalender Wisata Siak 2019, Februari Launching Gerhana Matahari Cincin


KORANMX.COM, SIAK -- Pemrintah Kabupaten Siak akan merilis gerhana matahari cincin pada Februari 2019. Dari sejumlah provinsi yang akan dilalui jalur gerhana tersebut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) menyebut titik Greatest Eclipse, yaitu ketika sumbu bayangan bulan berada paling dekat dengan pusat bumi, jatuh di wilayah Kabupaten Siak, tepatnya di Pulau Pedang pada lokasi 1,0089° LU-102,2465° BT.

Kesempatan ini tidak disia-siakan Pemkab Siak. Melalui Dinas Pariwisata, Pemkab Siak telah memasukkan peristiwa langka tersebut ke dalam kalender pariwisata Siak tahun 2019.

"Iya, nantinya bakal di launching. Jadwal agenda ini menunggu informasi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional,” terang Kadis Pariwisata, DR Fauzi Asni melalui Kasi Strategi Pemasaran, Paula Chandra, kemarin di kantornya.

Setakat ini, imbuh Paula, pihaknya telah mensosialisasikan agenda tersebut melalui baliho dan spanduk serta media massa agar diketahui publik.

Selain momen gerhana matahari cincin, lanjutnya, Dispar Siak juga bakal menggarap 22 agenda dalam kalender wisata lainnya sepanjang 2019. Baik yang bersifat nasional maupun internasional.

Dijelaskannya, event di Siak akan dimulai pada bulan Januari dengan agenda wisata Fun Bike Tour de Sawah di Kecamatan Bungaraya, 19 Januari 2019. Kegiatan bersepeda ini akan mengelilingi agrowisata Bungaraya yang sangat asri. Kemudian Februari dilanjutkan dengan launching Gerhana Matahari Cincin yang akan dipusatkan di Kecamatan Siak.

“Selanjutnya, bulan Maret akan hadir Tradisi Menombai Madu Lebah Sialang di Kecamatan Sungai Mandau, 9-10 Maret 2019. Dan event sepak bola sawah (Agrowisata), di Kecamatan Bungaraya, 23-30 Maret 2019,” papar Paula.

Ditambahkanya, pada bulan April ada 2 agenda, yakni Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Siak pada 12-14 April 2019 dan Haul Sultan Siak, 27-28 April 2019. Bulan Mei agenda Tradisi Merayakan Petang Megang di Kecamatan Bungaraya pada 5 Mei 2019. Bulan Juni sudah disiapkan 3 even unik. Antara lain Festival Meriam Buluh, 5 Juni 2019 di Kecamatan Siak, lalu Merayakan Lebaran Puasa Enam di Kecamatan Pusako, 11 Juni 2019 dan Lomba Sampan Tradisional di Kecamatan Pusako pada 15-16 Juni 2019. Bulan ada satu kegiatan, yaitu Festival Gasing Internasional di Kecamatan Siak, 12-14 Juli 2019.

"Nah, bulan Agustus akan ada Festival Film Pendek di Kecamatan Siak pada 14-15 Agustus 2019. Dilanjutkan Lomba Sampan Layar Tradisional (Perahu Jung) pada 17-18 Agustus 2019 di Kecamatan Sungai Apit. Sementara bulan September ada Lomba layang-layang tradisonal di Kecamatan Bungaraya, 12-14 September 2019 dan Tour de Siak 2019, 18-22 September 2019," ungkapnya.

Terkait event balap sepeda internasional Tour de Siak (TdSi), kata Paula, telah masuk dalam top 100 CoE Kementerian Pariwista dan terdaftar dalam kalender United Cycling International (UCI). Digelar pada 12-14 September 2019. Setiap tahunnya diikuti peserta dari berbagai negara seperti, Philipina, Australia, Malaysia, Cambodia dan Jepang.

Bulan Oktober ada lima agenda wisata,  yakni Pawai Budaya Internasional (9 Oktober), Festival Siak Bermadah (10-12 Oktober), Festival Kuliner Khas Siak (12 Oktober) dan Lomba Hand Traktor (24-26 Oktober). Lalu dilanjutkan Pekan Safar, Tradisi Ghatib Beghanyut pada 31 Oktober 2019.

Terakhir, pada bulan November, ada event Siak lnternasional Serindit Boat pada 14-17 November 2019. Dan Desember, ada Festival Permainan Rakyat, 6-8 Desember 2019 dan Festival Gerhana Matahari Cincin yang akan digelar pada 26 Desember 2019.

"Jadi, tunggu apa lagi, ayo ke Siak," seru Paula, tersenyum.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai, Siak memiliki potensi pariwisata berupa daya tarik dari budaya, alam dan buatan. Sehingga dapat menjadi sektor andalan meningkatkan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. "Jadi memang yang memengaruhi wisatawan berkunjung itu adalah event dan wisata yang disajikan itu haruslah memenuhi standar. Selain itu akses transportasi juga harus diperhatikan," kata Menpar Arief Yahya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook