Tiga Pencuri Alat Berat Ditangkap

Kamis, 10 Januari 2019 - 16:31 WIB   [206 Klik]

Tiga Pencuri Alat Berat Ditangkap


BENGKALIS--Pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil diungkap polisi. Dua pelaku diamankan, Jumat (5/1) kemarin.

Mereka adalah Warsidi (40) dan Andri Yanto (30). Satu orang lain atas nama Ridin Harahap (43) turut diamankan, namun pengakuannya tidak terlibat.

‘’Ada dua orang diamankan yang diduga terlibat. Dua lagi dengan nama Ucok Manik dan Yade ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),’’ kata Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto melalui Kasubbag Humas Iptu Subekti.

Menurut Subekti, penangkapan kedua pelaku Curas ini, berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/201/XII/2018/Riau/Bks/Sek-Mdu tanggal 27 Desember 2018 tentang pencurian dengan kekerasan (Curas).

Peristiwanya terjadi, Kamis (27/12) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB di proyek Jalan Tol di Perkebunan PT Murini, areal STA 98, Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Dengan barang bukti alat berat.

Kasus pencurian ini awalnya dilaporkan Bambang Junaidi (50) dari pihak PGN didampingi Menahan Sianturi (20) saksi yang melihat langsung pencurian tersebut.

Barang bukti yang diamankan, antara lain tali plastik warna hitam dan lakban besar warna kuning yang digunakan para pelaku mengikat korban.
Menurut Subekti, kronologis kejadian, kala itu menurut saksi datang lima pria tidak dikenal.

Perampokan ini diketahui, saat Bambang Junaidi yang sedang berada di kantor dihubungi Diki Nugraha karyawan PT PGN yang mengatakan bahwa 2 unit alat berat telah dicuri suku cadangnya berupa 1 set komputer merk Komatsu Pc 200, 1 set komputer merk Hitaci Pc 210 Mf, 1 buah Pilpump merk Hitaci, 2 unit sepeda motor milik penjaga malam alat berat yakni Yamaha Vega R dan Honda Supra X 125 serta 4 unit Handphone merk Nokia dan merk Oppo A37.

‘’Saat kejadian, kedua saksi serta 3 orang temannya sesama penjaga alat berat didatangi pelaku. Kemudian para pelaku mengancam kedua saksi dan 3 orang teman saksi dengan senjata tajam berupa pisau,’’ ungkap Subekti.

Setelah para saksi terlihat ketakutan, kemudian para pelaku mengikat tangan saksi-saksi dengan tali plastik warna hitam dan menutup mata serta mulut saksi dengan lakban warna kuning.  

‘’Setelah melakukan pencurian, para pelaku langsung melarikan diri dengan membawa barang hasil curian,’’ kata Subekti.  

Setelah pencurian itu, pihak PGN langsung membuat laporan resmi ke polisi untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Menurut Subekti, penangkapan dilakukan unit Reskrim Polsek Mandau berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Riau.

‘’Penangkapan dilakukan Jumat (5/1) lalu, terhadap dua orang diduga pelaku,’’ jelas Subekti.

Untuk tersangka Ridin Harahap (42) yang ada di lokasi saat penangkapan, dilimpahkan ke Polres Dumai, karena ia mengaku tidak ikut terlibat.

‘’Ketidakterlibatan Ridin juga dikatakan Warsidi. Namun ternyata dari pengembangan yang bersangkutan merupakan DPO Polres Dumai juga dalam perkara pencurian alat berat,’’ jelas Subekti.

Dalam kasus ini, lanjut Subekti, pihaknya masih melakukan pengembangan. Karena informasinya masih dua pelaku yang DPO.

‘’Selain itu, didapat informasi tersangka Ucok Manik memiliki senjata api rakitan,’’ pungkas Subekti.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook