Usai Divonis Penjara, Kades Salam Dua Jari Dicopot

Kamis, 10 Januari 2019 - 22:28 WIB   [123 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Usai Divonis Penjara, Kades Salam Dua Jari Dicopot


KORANMX.COM, MOJOKERTO - Setelah dijebloskan ke tahanan sejak, Rabu (19/12/2018). Kades Sampangagung, Kutorejo, Mojokerto Suhartono akhirnya menerima hukuman tambahan. Ia dicopot sementara dari jabatannya.

Kabag Hukum Setda Kabupaten Mojokerto Tatang Marhendrata yang dikonfirmasi wartawan membenarkan pencopotan tersebut.

"SK Bupati Mojokerto sudah turun tanggal 3 Januari 2019. Isinya menghentikan sementara Kades Sampangagung," kata Tatang yang dikutip Detikcom, Kamis (10/1/2019).

Dikatakan Tatang, pencopotan ini berlaku sampai Suhartono bebas dari hukumannya di Lapas Klas IIB Mojokerto.

Majelis hakim PN Mojokerto memvonis Suhartono  2 bulan penjara dan denda Rp6 juta subsider 1 bulan kurungan. Padahal sebelumnya sang kades sempat mengajukan banding, namun ia mencabut banding pada 17 Desember 2018.

Jaksa mendakwa Suhartono dengan Pasal 490 juncto Pasal 282 UU RI No 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut jaksa, perbuatan Kades yang akrab disapa Nono itu dinilai menguntungkan Cawapres Sandiaga Uno.

Fakta persidangan menyebutkan Kades  Suhartono terlibat aktif menyiapkan acara penyambuatan Cawapres Sandiaga Uno.

Suhartono juga aktif di acara penyambutan Sandiaga. Dia memakai kemeja putih bertuliskan Sapa Prabowo. Dia lantas mendekati Sandiaga untuk berfoto. Terdakwa berfoto sembari mengacungkan dua jari.

Suhartono juga mengaku menghabiskan Rp20 juta untuk menggelar acara penyambutan Sandiaga. Uang itu salah satunya dibagikan ke ibu-ibu yang datang dengan nilai Rp 20 ribu, Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per orang. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook