Terkait Dugaan SPPD Fiktif

45 Anggota DPRD Rohil Setor Rp2,1 M

Jumat, 11 Januari 2019 - 16:58 WIB   [128 Klik]

45 Anggota DPRD  Rohil Setor Rp2,1 M


ROHIL--Sebanyak 45 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah seluruhnya menyetor dugaan potensi kerugian negara terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

Pengembalian uang dugaan potensi kerugian negara ini dilakukan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Total seluruh yang telah disetorkan ada sebanyak Rp2,1 miliar. Setiap anggota DPRD menyetorkan langsung ke Bank Riau dan menyerahkan bukti setornya ke Inspektorat Rohil.

Inspektur Inspektorat Rohil H Muhammad Nurhidayat SH MH melalui Sekretaris Inspektorat Rohil H Sarman Syahroni ST menjelaskan, bahwa dana total yang telah disetorkan seluruh anggota DPRD tersebut sebesar Rp2,1 miliar. Secara otomatis, uang yang disetorkan langsung ke bank daerah tersebut masuk ke kas daerah.

‘’Uang itu secara otomatis menambah kas daerah Rohil. Sudah disetor semuanya, jadi total sebanyak Rp2,1 miliar,’’ kata Sarman.

Pengembalian dugaan kerugian negara itu dilakukan tidak berbarengan. Dan juga setiap anggota DPRD yang mengembalikan dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp70 juta.

Diuraikan Sarman, bahwa dalam persoalan ini BPK menemukan adanya dugaan potensi kerugian negara sehingga bagi yang bersangkutan boleh mengembalikan tanpa terjerat kasus. Kendati, jika temuan itu disebut dalam kerugian negara maka pengembalian tidak menghapuskan hukuman.

‘’Ya, ini sifatnya masih dugaan potensi kerugian negara, bukan kerugian negara. Potensi ya. Sehingga kasusnya tidak diteruskan. Jadi mereka bisa mengembalikannya ke negara melalui kas daerah,’’ urainya.

Sarman melanjutkan, bahwa pihaknya sebagai Inspekporat telah menerima bukti setor dari seluruh anggota DPRD, dan selanjutnya dilaporkan ke BPKP sebagai bahan bahwa seluruh angota DPRD telah menyelesaikan dan mengembalikan dugaan potensi kerugian negara tersebut.

Ia berharap, dengan telah dikembalikannya dana sebesar Rp2,1 miliar tersebut dapat membantu keuangan daerah yang secara otomatis masuk menjadi APBD. Jelas saja dapat dipergunakan seperlunya untuk kepentingan masyarakat banyak. =mx/pr

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook