BPN ke Solo: Kami Menyerang Kami Menang

Jumat, 11 Januari 2019 - 20:45 WIB   [95 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

BPN ke Solo: Kami Menyerang Kami Menang


KORANMX.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, yang juga Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, menyindir beberapa perubahan di tim Prabowo-Sandi. Baik itu soal pergantian tagline, hingga kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang dipindahkan ke Solo, Jawa Tengah.

Ia menyindir kubu Prabowo-Sandi, mengenai perpindahan kantor BPN ke Solo, Jawa Tengah. Bahkan, lokasinya disebutkan tidak jauh dari kediaman Jokowi. Disinggung apakah membuat TKN menjadi takut atau tidak, Moeldoko menjawab santai.

"Enggak (tidak takut), cuma ganggu pemandangan saja," katanya.

Statemen Muldoko tersebut ditanggapi dingin oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandi, Priyo Budi Santoso justru memberi pernyataan yang cukup menantng lewat Twitter.

"Sangat wajar jika pak Moeldoko dan segenap wadyabala 01 merasa terganggu oleh Posko Pemenangan @prabowo di Solo, apalagi dipimpin langsung oleh Jenderal Djoko Santoso seniornya pak Moeldoko. Kami datang kami menyerang kami menang," kata Priyo.

Baca juga PDI-P Kirim Karangan Bunga di Peresmian Posko Prabowo di Solo

Posko Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno diresmikan di Solo, Jumat (11/1). Posko yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto No 53 A, Sumber, Banjarsari, Solo, tersebut diresmikan oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso juga senior Muldoko.

Markas atau Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo ini rupanya hanya berjarak ratusan meter dari rumah Capres petahana, Joko Widodo ( Jokowi ) di Solo.

Djoko mengatakan telah melapor kepada Prabowo mengenai kunjungannya ke Solo untuk meresmikan Kantor Pusat BPN dan akan mengatur perjuangan dari Solo. Kemudiam Prabowo menyatakan permohonan maaf tidak bisa hadir karena menghadiri pertemuan lanjutan dengan mantan presiden Susilo Bambang Yodhoyono (SBY).***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook