Syamsuar Launching GMC di Bunsur Sungai Apit

Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Dengan Jelas? Ayo Ke Siak

Minggu, 17 Februari 2019 - 15:27 WIB   [61 Klik]
Reporter : Yanti Sugrianti
Redaktur : Oce E Satria

Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Dengan Jelas? Ayo Ke Siak

Bupati dan Wabup Siak dalam launchung GMC di Bunsur, Sungai Apit, Siak Jumat malam.[Foto: Yanti Sugrianti/MX]

KORANMX.COM, SIAK- Fenomena gerhana matahari cincin akan terjadi tanggal 26 Desember 2019 yang akan datang. Utamanya akan melintasi beberapa wilayah di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Di Sumatera, titik terbaik berada di Kabupaten Siak, tepatnya, Kampung Bunsur Kecamatan Sungai Apit.

Menyikapi berkah langka ini, Pemkab Siak telah mempersiapkan segala sesuatunya. Tidak main-main, Siak bahkan telah mengemasnya menjadi agenda wisata dan telah di-launching Bupati Siak, Syamsuar, Jumat malam (15/2/2019) di Bunsur.

Syamsuar mengatakan, grand launching Gerhana Matahari Cincin (GMC) 2019 ini dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas tentang adanya peristiwa alam yang dijuluki Ring of Fire itu.

“Gerhana matahari cincin ini sangat langka, jika tidak kita manfaatkan momen ini entah berapa puluh tahun lagi terjadi, belum tahu di Indonesia. Karena itu fenomena alam ini menjadi perhatian banyak orang, pastinya wisatawan akan ramai datang ke lokasi koordinat salah satunya ada di tempat kita”, beber Syamsuar.

Kata dia, demam GMC ini tidak hanya untuk Siak, Riau saja tapi untuk Dunia. Dimana orang ingin melihat fenomena alam dari tempat terbaik.

“Mulai dari sekarang silahkan viralkan ke media sosial agar orang luar tahu, orang Siak khususnya Sungai Apit. Mulai sekarang harus berani mempromosikan bahwa titik terbaik untuk melihat gerhana matahari cincin ada di Siak”, tandasnya.

“Apa yang kita persiapkan menyambut terjadinya gerhana matahari? Tentu kita menyediakan tempat untuk melihatnya, parkir kendaraan, toilet umum. Bahkan  penginapan. Untuk penginapan, bisa memanfaatkan rumah warga dijadikan homestay sewa, sehingga bapak ibu dapat uang, dan saya insyallah akan hadir bersama-sama di sini sekaligus bisa memantau”, tegasnya.

Sementara itu perwakilan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) yakni peneliti muda sains bidang antariksa Zamzam Nurzami, mengatakan fenomena itu terjadi, karena ada bayangan bumi menghalangi matahari yang ukurannya tidak sama terjadi pada 26 Desember 2019 mendatang.

“Sehingga kita bisa melihat cincin besar ada di langit, itu terjadi di beberapa wilayah mulai dari Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Utara dan Timur. Riau titik koordinat nya berada di Kabupaten Siak tepatnya Kampung Bungsur, Sungai Apit. Ini titik terbaik melihat fenomena ini”, ungkapnya.

Dijelaskannya, puncak durasi terjadinya GMC berlangsung 3, 39 detik, namun gerhana matahari sudah mulai terjadi sejak pukul 09.30 wib pagi, bayang banyang bumi sudah mulai terbentuk seperti bulan sabit sampai terbentuk cincin.

“Insyaallah kami dari LAPAN yang bekerjasama dengan pemkab Siak akan mengamati bersama sama di Bunsur ini dan membawa beberapa teleskop”, katanya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook