Sekdako Ancam Sanksi Guru Sertifikasi yang Ikut Demo

Minggu, 03 Maret 2019 - 15:30 WIB   [153 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Sekdako Ancam Sanksi Guru Sertifikasi yang Ikut Demo


KORANMX.COM, PEKANBARU - Ribuan guru sertifikasi di Kota Pekanbaru mengancam menggelar aksi demo di Kantor Wali kota Pekanbaru, Jalan Sudirman, pada Senin (4/3). Guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini menuntut Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru merevisi Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 9 Tahun 2019, yang menyebabkan tunjangan profesi ribuan guru sertifikasi dihapuskan.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M Noer MBS mempersilakan menggelar aksi demo. Namun, ia juga mengingatkan, PNS yang ikut demo akan dikaji di sisi kedisiplinan.

“Kalau demo silakan. Mereka pegawai negeri sipil, kalau pegawai negeri sipil demo, nanti kita kaji di segi kedisiplinan,” kata Sekdako mengancam, pada Sabtu (2/3).
Sekdako juga meminta para guru yang sertifikasi tidak terlalu menuntut banyak. Ia menyebut Pemerintah  Kota harus menegakkan aturan yang ada bahwa para guru sertifikasi tidak boleh menerima dua tunjangan.

Ia juga menyayangkan, para guru yang membandingkan tunjangan daerah lain dengan Kota Pekanbaru.  “Ini di Pekanbaru, harus ikuti aturan baru. Kalau tidak mau ikut yang bisa pindah saja ke daerah lain,” tegasnya.

Saat ini tercatat 3.000 orang guru yang bersertifikasi terancam tidak lagi menerima tunjangan profesi. Pasca terbitnya Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2019. Pasal 9 ayat 8 pada Perwako itu menyebutkan bahwa guru bersertifikasi tidak memperoleh tunjangan profesi.[rpg]



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook