Ribuan Milenial Riau Deklarasi Anti Narkoba

Minggu, 10 Maret 2019 - 13:03 WIB   [25 Klik]
Reporter : Ade Arnas
Redaktur : Ade Arnas

Ribuan Milenial Riau Deklarasi Anti Narkoba

Para generasi muda antusias mengikuti acara Deklarasi Milenial Anti Narkoba, Ahad (10/3) pagi, di halaman Kantor Gubernur Riau. [Foto: Ade Arnas/MX]

KORANMX.COM,PEKANBARU—Ribuan warga Riau, Ahad (10/3/2019) pagi, hadir memadati halaman Kantor Gubernur Riau dalam acara Deklarasi Milenial Anti Narkoba yang turut dihadiri Gubernur Riau.

Ribuan warga yang hadir antusias mengikuti isi 5 point dari Deklarasi Anti Narkoba yang dibacakan tiga orang perwakilan generasi muda Riau dari atas panggung yang telah disediakan.

Lima poin tersebut yakni, pertama, menjadi generasi penerus bangsa yang senantiasa menumbuhkan sikap patriotisme dan dan cinta tanah air. Kedua, mengembangkan potensi diri untuk berprestasi dan mengharumkan bangsa. Ketiga, menyatakan perang terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kemudian yang keempat, kawula muda Riau siap mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Serta yang kelima, kawula muda Riau bersedia menerima sanksi hukum bila terbukti terlibat dalam kejahatan narkoba.

Para pengunjung yang didominasi generasi milenial ini juga membubuhkan tanda tanagn pada dinding yang telah disediakan panitia di lokasi acara, sebagai bentuk sepakat menyatakan “Tidak pada Narkoba”.

Gubernur Riau Syamsuar bersama unsur Forkopinda ikut hadir dalam agenda deklarasi tersebut yang secara bergantian menandatangani naskah deklarasi.

Syamsuar mengajak generasi muda Riau ikut membasmi narkoba di Bumi Lancang Kuning. Ia menyebut bahwa upaya memberantas narkoba bukan cuma tugas aparat hukum. Upaya memberangus narkoba adalah tugas bersama sebab Indonesia sudah darurat narkoba.

’’Maka kami mengajak generasi muda untuk jauhi narkoba,’’ kata Syamsuar dalam sambutannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai modus peredaran narkoba. Karena sebelumnya ia sangat terkejut saat mendengar kabar ada salah seorang siswa SD di Kepulauan Meranti dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba.”Jangan sampai mudah terkena bujuk rayu, sebab narkoba beredar dengan beragam modus,” paparnya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook