Selatpanjang Produksi 67 Ton Sampah Per hari

Minggu, 10 Maret 2019 - 02:04 WIB   [9 Klik]
Reporter : Syamsidir
Redaktur : Oce E Satria

Selatpanjang Produksi 67 Ton Sampah Per hari


KORANMX.COM, SELATPANJANG—Banyaknya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti melakukan gerakan cepat untuk mengatasinya.

Kepala DLH Kepulauan Meranti, Hendra Putra mengatakan, saat ini sampah sudah menjadi masalah besar. Dimana produksi sampah kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi mencapai 67 Ton per hari.

“Ini sudah menjadi masalah besar. Dengan lahan TPA kita hanya 2 hektar sangat tidak cukup untuk menampung seluruh sampah yang ada di kota Selatpanjang, belum lagi kecamatan lain,” kata Hendra Putra.

Untuk mengatasi hal itu, DLH mencari solusi agar masalah sampah bisa diatasi secepat mungkin. Saat ini, DLH sudah mengajukan permohonan bantuan ke provinsi.
Bantuannya berupa incenerator yang berfungsi untuk membakar sampah. Termasuk ekskavator yang berfungsi mengeruk sampah yang sudah menggunung.

Sudah kita ajukan untuk ke provinsi untuk mengatasi sampah di Meranti. Mudah- mudahan bisa disetujui dan permasalahan sampah cepat diatasi,” kata Hendra.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Basiran  mengapresiasi langkah yang dilakukan DLH. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan terpadu baik eksekutif maupun legislatif.

“Sebetulnya ada banyak solusi dalam menangani sampah, tinggal eksekutif seperti apa solusinya. Kalau untuk kemaslahatan tentunya sebagai anggota dewan kami mendukung,” tuturnya.

Apalagi saat ini sampah sudah menjadi urusan global dan harus mempunyai rencana untuk pengelolaan sampah. Baik itu dengan pengurus bank sampah atau dengan yang lainnya.

Dewan juga berinisiatif, penanganan sampah dipercayakan ke masing-masing pemangku kepentingan mulai dari tingkat bawah. Contohnya pemerintah kecamatan. Alasannya, kecamatan lebih dekat dengan desa dan masyarakat, sehingga lebih fleksibel dalam menangani urusan tersebut.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook