Tanya Gaji, Puluhan Buruh Jalan Tol Dipecat

Minggu, 10 Maret 2019 - 16:14 WIB   [55 Klik]

Tanya Gaji, Puluhan Buruh Jalan Tol Dipecat

Ilustrasi pekerja tol Pekanbaru Dumai.

DUMAI—Puluhan buruh harian lepas (BHL) di beberapa sektor pembangunan Jalan Tol Dumai-Pekanbaru mengaku diberhentikan sepihak. Alasannya mereka menuntut gaji yang tak kunjung dibayarkan pihak perusahaan selaku kontraktor.

"Ini tindakan arogan perusahaan terhadap pekerja lokal (Tempatan) dengan melaksanakan pemecatan sepihak ketika mempertanyakan gaji mereka yang belum kunjung dibayar. Kita minta pemerintah daerah segera melakukan intervensi guna menyelamatkan buruh lokal yang telah dipecat secara sewenang-wenang,’’ kata Ketua Koordinator Buruh Lokal, Budi, Ahad (10/3) siang.

Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tentang Tenaga Kerja, kata Budi, harus segera diterapkan di Kota Dumai. ‘’Jangan sampai buruh kasar pun harus didatangkan dari luar daerah,’’ ujarnya.

Menurut Budi, mereka direkrut untuk bekerja sebagai buruh harian setelah melakukan demo di PT HKI. Lalu dititipkan ke supkontrak PT Cahaya Gemerlap Anugrah Abadi.

Setelah sekian lama bekerja, akhirnya mereka mempertanyakan gaji yang belum juga dibayar. Namun, bukan uang yang diterima, melainkan pemecatan sepihak tanpa alasan.

Budi berharap agar Pemerintah Provinsi Riau atau Pemerintah Kota Dumai untuk melakukan intervensi atas tindakan sewenang-wenang yang berbau arogansi pihak perusahaan. Ini guna menyelamatkan warga lokal untuk bisa bekerja sebagai buruh perusahaan BUMN.

"Kami hanya ingin bekerja dan mendapat upah. Untuk diketahui, selama bekerja di lapangkan kami selalu proaktif, bahkan menjadi panutan agar pekerja buruh dari luar daerah bisa bekerja tanpa adanya gangguan. Tapi mengapa hanya karena menanyakan hal (gaji, red) dipecat tanpa ada sebab akibat kesalahan. Jujur kami hanya buruh pekerjaan. Tolonglah, mengapa hanya anak lokal dipecat, namun tenaga kerja dari luar daerah terus berdatangan dengan posisi kerja sama, yakni buruh kasar,’’ ujar kesalnya.

Mengenai pemecetan sepihak ini, PT Cahaya Gemerlap Anugrah Abadi belum ada yang bisa memberikan penjelasan saat dikonfirmasi wartwan. Sedangkan pihak PT HKI selalu pelaksana pembangunan hingga berita ini diterbitkan juga belum ada yang bisa memberikan jawaban. =MX15



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook