Kadisdik Bantah Adanya Intimidasi Guru

Senin, 11 Maret 2019 - 16:36 WIB   [60 Klik]

Kadisdik Bantah Adanya Intimidasi Guru


PEKANBARU—Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal membantah adanya intimidasi terhadap guru-guru yang mengikuti aksi demo tentang Perwako, Nomor 7 Tahun 2019 terkait tunjangan sertifikasi profesi guru.     

Abdul Jamal menegaskan bahwa tidak ada sama sekali intimidasi kepada guru yang mengikuti aksi demo. Terkait pemanggilan seluruh kepala sekolah yang dijadwalkan, Senin (11/3) pukul 14.00 WIB, itu masalah hasil rapat sebelumnya.

Dikatakan Jamal lagi, bahwa pemanggilan kepala sekolah itu, untuk mensosialisasikan hasil rapat bersama bapak Sekko dan Komisi III DPRD Pekanbaru.

‘’Apa hasil yang didapatkan tadi itu akan kita sosialisasi kan kepada kepala sekolah, agar memahaminya dan kedepan guru tidak perlu turun ke jalan lagi,’’ jelasnya.     

Jadi intimidasi dari mananya, sementara dinas juga tidak ada memberi sanksi, memindahkan, ataupun memecatnya, karena yang memutuskan adalah inspektorat.    

Jamal juga menyayangkan sikap guru yang kembali turun ke jalan, seharusnya guru kan bisa mempercayakan kepada kami untuk bermediasi kepada walikota, tanpa harus beramai-ramai turun ke jalan sementara anak didik terlantar tentu itu tidak baik.     

Biarlah dinas pendidikan yang langsung turun menyelesaikan ini, apalagi sebentar lagi siswa akan ujian, dengan gurunya tidak mengajar tentu ini sangat disayangkan.

‘’Kalau dari hati saya sendiri, guru sejahtera senang saya, saya juga memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan para guru, namun itu semua kan ada aturannya,’’ ungkap Jamal.     

Dikatakan Jamal lagi, sejauh ini hasil pantauannya tadi, bahwa proses belajar mengajar masi berjalan baik dengan adanya guru pengganti. Dan murid tidak ada yang terlantar dengan adanya unjuk rasa oleh forum guru sertifikasi ini tutup Jamal. =MG1



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook