24 Tahun Hirup Debu, Warga Demo Bupati Pelalawan

Senin, 11 Maret 2019 - 16:42 WIB   [52 Klik]

24 Tahun Hirup Debu, Warga Demo Bupati Pelalawan

Puluhan warga Km 5 dan pemuda Terusan Baru mengelar demo ke Kantor Bupati Pelalawan, Senin (11/3).

PANGKALANKERINCI— Puluhan warga Km 5 dan pemuda Terusan Baru mengelar demo ke Kantor Bupati Pelalawan, Senin (11/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Warga pendemo mendesak Jalan Koridor RAPP segera dilakukan pengaspalan.

Aksi ini dilakukan setelah warga yang tinggal di sekitar jalan koridor mengaku sudah 24 tahun menghirup debu jalanan. Sementara tuntutan telah beberapa kali disampaikan namun tidak ada respon.

Koordinator aksi Said Ihsan menuturkan, mereka datang untuk mendesak Pemkab Pelalawan untuk segera melakukan peningkatan jalan koridor dari km 3 sampai dengan km 5 tersebut.

Dikatakannya, kondisi tiap hari masyarakart harus menghirup debu dari jalan yang tidak kunjung di aspal. Padahal sudah ada pertemuan Pemkab Pelalawan  dengan Dirjen PHPL dan PT RAPP pada tanggal 25 Januari 2019 silam di Jakarta. Dengan kesepakatan untuk dilakukan peningkatan jalan koridor Rapp.

“Kita mendesak dan terus memantau hasil pertemuan Pemkab dengan pihak Dirjen PHPL dan PT Rapp, agar dapat terealisasi untuk peningkatan jalan koridor dari kondisi jalan berdebu dapat segera dilakukan pengaspalan,” ujar Said Ihsan.

Di sekitar jalan koridor  dari km 3 sampai km 5 bukan saja pemukiman masyarakat, tapi juga ada sekolah, baik SD, SMP, SMK dan SLB Kabupaten Pelalawan, serta masjid tertua ketiga di Pangkalan Kerinci, dan kantor Dinas Perhubungan serta PMI Pelalawan.

“Sekolah di daerah jalan koridor banyak. Jadi secara otomatis anak-anak kita yang sekolah di sana juga menghirup debu dan baju mereka kotor.  Sekolah dan warga di sana jadi tak sehat,” papar Budi.

Pendemo akhirnya  diterima Asisten Dua Bagian Pembangunan Setda Pelalawan, H Atmonadi MSi yang kemudian mengatakan bahwa wacana pembangunan jalan koridor Rapp sudah lama direncanakan sejak pemerintahan Bupati H T Azmun. Tapi anggaran Pemkab Pelalawan terbatas.

“Kondisi peningkatan jalan koridor sudah lama direncanakan tapi dana Pemkab terbatas. Sedangkan jalan itu masuk dalam izin dari PT RAPP harus ada kerjasama. Makanya kita sudah sama-sama melakukan pertemuan dengan Dirjen KLHK,” ungkap Asisten Dua Setda Pelalawan. =MX14

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook