Gubernur Riau Akan Hadiri Puncak Perayaan HPN

Senin, 11 Maret 2019 - 20:43 WIB   [45 Klik]
Redaktur : Raja Mirza

Gubernur Riau Akan Hadiri Puncak Perayaan HPN


KORANMX.COM, PEKANBARU – Gubernur Riau, H Syamsuar MSi menyatakan berkenan untuk menghadiri puncak perayaan hari pers nasional (HPN) 2019. Kesediaan itu disampaikannya saat menerima kedatangan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang dan Ketua Panitia HPN 2019 Riau,  Senin (11/3/2019) sore di kediaman Jalan Diponegoro.

Kepada gubernur, Zulmansyah memberitahukan bahwa puncak perayaan rencananya akan dilaksanakan Senin (25/3/2019) malam. Perayaan ini sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka hari pers nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari.

“Kami meminta kesediaan bapak untuk hadir di acara ini. Kami rencanakan tanggal 25 Maret, tetapi bisa berubah tergantung kesediaan waktu bapak. Selain menyampaikan sambutan, kami juga meminta bapak untuk menyerahkan beberapa award seperti  lomba karya tulis jurnalistik Raja Alin Kelana dan penghargaan lainnya,” ujar Zulmansyah.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Syamsuar menyebutkan ingin hadir dan bertemu dengan para wartawan di Riau. Apalagi mengingat kesibukan setelah baru dilantik Februari lalu membuatnya belum sempat bersilaturahmi dengan wartawan.

“Tidak apa-apa diagendakan saja tanggal 25. Saya ingin hadir, mudah-mudahan tidak ada halangan. Selama ini ingin bertemu dengan kawan-kawan wartawan tapi belum sempat karena setelah dilantik masih banyak agenda,” ujar Syamsuar. Syamsuar juga berkenan menandatangani undangan sebagai pihak yang turut mengundang para pihak yang akan menghadiri kegiatan tersebut.

Mantan Bupati Siak ini juga memaparkan beberapa hal yang diketahuinya setelah menjabat sebagai gubernur. Salah satunya adalah potensi komoditi nonmigas Riau yang ternyata cukup banyak diekspor namun tidak tercatat secara baik di neraca perdagangan Riau. Contohnya sarang burung walet, madu, gaharu hingga potensi udang.

“Ada yang dijual ke Sumatera Utara lalu dari sana diekspor. Itu nilainya tidak sedikit, mencapai angka triliun rupiah juga. Kalau tidak tercatat di neraca perdagangan kan bisa mempengaruhi angka pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan tentang potensi-potensi pariwisata yang bisa dipasarkan bukan saja ke wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara. Karenanya, dia berencana mengagendakan waktu untuk bertemu dengan para agen travel bagaimana bisa bersinergi turut memasarkan potensi wisata di Riau ke negara-negara lain. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook